Periskop.id– Piala Dunia 2026 tidak hanya mencetak rekor jumlah pertandingan dan penonton, tetapi juga memicu lonjakan aktivitas terbesar dalam sejarah sejumlah platform milik Meta. Pada laga final, WhatsApp mencatat lebih dari 30 juta pesan terkirim setiap detik.
Angka tersebut memperbarui rekor yang sempat tercipta saat pertandingan babak 16 besar antara Argentina dan Mesir. Ketika itu, volume percakapan WhatsApp menembus 29 juta pesan per detik dan melampaui capaian pada final Piala Dunia 2022. Meta kemudian memperbarui datanya setelah laga final 2026 kembali memecahkan rekor dengan lebih dari 30 juta pesan per detik.
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dengan Argentina di New York/New Jersey Stadium pada 19 Juli. Spanyol keluar sebagai juara setelah menang 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106 dalam babak tambahan waktu.
Lonjakan aktivitas tidak hanya terjadi di WhatsApp. Meta mencatat turnamen tersebut turut mendorong pertumbuhan besar di Instagram, Threads, dan Facebook, seiring penggemar mencari cuplikan pertandingan, konten ruang ganti, analisis, meme, serta interaksi langsung dengan pemain.

Pemain Raih 213,6 Juta Pengikut Baru
Berdasarkan data internal Meta, seluruh pemain yang masuk skuad final peserta Piala Dunia secara kolektif memperoleh tambahan 213,6 juta pengikut Instagram selama 11 Juni hingga 11 Juli 2026.
Jumlah pengikut mereka meningkat 6,6%, dari total 3,26 miliar menjadi 3,47 miliar dalam satu bulan. Data tersebut belum mencakup seluruh periode turnamen hingga pertandingan final pada 19 Juli.
Vozinha menjadi pemain dengan pertumbuhan pengikut paling tinggi. Kiper Tanjung Verde itu awalnya memiliki sekitar 37 ribu pengikut, tetapi jumlahnya melonjak menjadi 28,8 juta setelah penampilannya mencuri perhatian selama turnamen.
Kenaikannya mendekati 77.000%. Popularitas Vozinha ikut membuat skuad Tanjung Verde memperoleh tambahan 32,1 juta pengikut atau meningkat lebih dari 2.000% secara keseluruhan.
Di antara pemain yang sebelumnya sudah dikenal luas, Erling Haaland memperoleh tambahan 23 juta pengikut hingga totalnya mencapai sekitar 63,7 juta. Cristiano Ronaldo menambah 10 juta pengikut dan mempertahankan posisinya sebagai individu dengan pengikut terbanyak di Instagram, yakni sekitar 676 juta.
Neymar memperoleh tambahan 6,5 juta pengikut, sedangkan Lionel Messi bertambah 5,6 juta. Sejumlah pemain muda juga mencatat pertumbuhan besar, termasuk Endrick dengan tambahan 5,2 juta, Jude Bellingham 4,2 juta, Michael Olise 4 juta, Lamine Yamal 3 juta, dan Vinicius Junior 2,8 juta pengikut.

Menurut fitur Your Algorithm Instagram, lima pemain yang paling banyak masuk dalam minat algoritma pengguna di Amerika Serikat selama Piala Dunia adalah Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Erling Haaland, Kylian Mbappé, dan Jude Bellingham.
Meta menjelaskan data tersebut berasal dari minat yang secara aktif ditambahkan pengguna AS ke fitur Your Algorithmsepanjang 11 Juni hingga 13 Juli 2026. Fitur itu memungkinkan pengguna mengatur kategori konten yang ingin lebih sering muncul di Feed, Reels, dan Explore.
Tanjung Verde Pimpin Pertumbuhan, Brasil Tambah 26 Juta
Berdasarkan negara, Tanjung Verde memimpin pertumbuhan pengikut dengan tambahan 32,1 juta. Brasil berada di posisi berikutnya dengan 26 juta pengikut baru, didorong popularitas Neymar, Endrick, dan Vinicius Junior.
Norwegia memperoleh tambahan 24,5 juta pengikut, disusul Meksiko 20,8 juta dan Argentina 18,4 juta. Secara persentase, Meksiko tumbuh 78% berkat perhatian terhadap pemain seperti Gilberto Mora dan Julian Quiñones.

Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah mencatat tambahan 1,7 juta pengikut atau naik 10%. Kanada memperoleh tambahan sekitar 277 ribu pengikut atau tumbuh 3%.
Pertumbuhan tersebut terjadi selama penyelenggaraan Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah. Edisi 2026 untuk pertama kalinya diikuti 48 tim dan mempertandingkan 104 laga di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
FIFA mencatat jumlah penonton di stadion telah melampaui 6,66 juta orang setelah 102 pertandingan, dengan tingkat keterisian tempat duduk mencapai 99,7%.
Associated Press juga melaporkan final Spanyol melawan Argentina ditonton sekitar 60 juta orang di Amerika Serikat melalui Fox dan Telemundo. Secara keseluruhan, hampir tujuh juta penonton menghadiri pertandingan langsung di stadion sepanjang turnamen.
Threads Tembus 1,5 Miliar Impresi
Aktivitas penggemar di Threads turut mengalami peningkatan. Unggahan yang menggunakan tag terkait turnamen menghasilkan sekitar 1,5 miliar impresi.
Konten dari komunitas sepak bola di Threads menjangkau sekitar 15 juta pengguna setiap hari. Jangkauan tertinggi terjadi pada 6 Juli dengan sekitar 25 juta pengguna dalam sehari.
Sementara itu, pengguna Facebook menerbitkan lebih dari 80 juta unggahan yang menyebut Piala Dunia sejak turnamen dimulai. Angka itu menggambarkan bagaimana percakapan sepak bola berlangsung jauh melampaui 90 menit pertandingan.
Rob Pilgrim selaku Global Football Lead Meta mengatakan perusahaan berupaya menjadikan seluruh aplikasinya sebagai tempat utama bagi penggemar untuk mengikuti berbagai cerita di luar siaran langsung pertandingan.
“Musim panas ini, kami ingin menjadikan Meta sebagai tempat utama para penggemar menikmati setiap momen sepak bola," ujar Rob Pilgrim, Global Football Lead, Meta.

Berkat berbagai fitur dan konten yang pihaknya hadirkan, ia menyebut pemenang sesungguhnya adalah para penggemar. "Di aplikasi Meta, mereka bisa menemukan semua cerita di balik pertandingan, mulai dari cuplikan terbaik, momen di balik layar, selebrasi di ruang ganti, analisis para pelatih, hingga fenomena Vozinha,” ucap Rob Pilgrim, Global Football Lead, Meta.
Menurutnya, selama 90 menit pertandingan berlangsung di layar televisi, para penggemar datang ke aplikasi besutan Meta untuk melanjutkan keseruan di luar pertandingan, mulai dari bergabung bersama komunitas, percakapan, hingga klip dan meme yang mereka bagikan serta diskusikan bersama. “Semua ini tidak akan terwujud tanpa dukungan para mitra kami, mulai dari pemegang hak siar, tim, pemain, kreator, hingga para penggemar yang ikut meramaikan turnamen dan membagikan pengalaman mereka dari negara-negara tuan rumah. Kepercayaan mereka terhadap platform kami tercermin dari hasil yang kami capai,” tuturnya.
Meski menunjukkan skala interaksi yang besar, seluruh angka penggunaan Instagram, WhatsApp, Threads, dan Facebook tersebut berasal dari pengukuran internal Meta. Perusahaan tidak memublikasikan rincian metodologi maupun audit independen atas keseluruhan data tersebut.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar