iklan periskop
Haji

PPIH Arab Saudi: Struktur, Daerah Kerja (Daker), dan Formasi Tugasnya

PPIH Arab Saudi bertugas di Tanah Suci lewat tiga Daerah Kerja: Makkah, Madinah, dan Bandara. Simak struktur organisasi dan gaji petugasnya.

2 jam yang lalu · 4 mnt baca
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
Ilustrasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Foto oleh Kementerian Haji dan Umrah
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Setelah memahami pengertian dan jenis-jenis PPIH secara umum, satu kategori yang paling sering dicari adalah PPIH Arab Saudi, yaitu petugas yang benar-benar terjun langsung di Tanah Suci selama musim haji berlangsung. Bagaimana struktur organisasinya, dan apa saja formasi tugas di dalamnya? Berikut penjelasannya.

Apa Itu PPIH Arab Saudi?

PPIH Arab Saudi adalah petugas haji yang ditempatkan langsung di wilayah kerja Arab Saudi selama musim haji, mulai dari kedatangan gelombang pertama jemaah hingga kepulangan gelombang terakhir.

Berbeda dengan PPIH Pusat yang berkoordinasi dari Indonesia, PPIH Arab Saudi memberikan pembinaan ibadah, layanan administrasi, fasilitas akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga perlindungan jemaah secara langsung di lapangan.

Struktur Organisasi PPIH Arab Saudi: Tiga Daerah Kerja (Daker)

Secara operasional, PPIH Arab Saudi dibagi menjadi tiga Daerah Kerja (Daker) sesuai wilayah dan fase perjalanan jemaah.

1. Daker Makkah

Daker Makkah menjadi Daker dengan struktur paling besar karena menjadi pusat pelaksanaan ibadah haji. Susunannya dipimpin oleh seorang Kepala Daerah Kerja dan Sekretaris Daerah Kerja, dibantu belasan kepala seksi yang membawahi bidang-bidang seperti bimbingan ibadah, layanan kedatangan dan kepulangan, pendataan, kesehatan, media, akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga keuangan.

Di bawahnya, Daker Makkah terbagi lagi menjadi sembilan sektor wilayah ditambah satu sektor khusus yang berfokus pada kawasan Masjidil Haram, dengan empat koordinator wilayah yang mengawasi sektor-sektor tersebut. Setiap sektor dipimpin oleh kepala sektor dan sekretaris sektor sendiri.

2. Daker Madinah

Daker Madinah bertanggung jawab atas jemaah selama berada di Kota Madinah, baik pada gelombang pertama (sebelum ke Makkah) maupun gelombang kedua (setelah puncak haji).

Sama seperti Daker Makkah, Daker Madinah juga terbagi ke dalam beberapa sektor kerja yang bertugas menyiapkan pola gerak jemaah, mulai dari kedatangan, ziarah, bimbingan ibadah di Masjid Nabawi, hingga proses pendorongan jemaah menuju Makkah sesuai jadwal kloter masing-masing.

3. Daker Bandara

Daker Bandara berfokus pada pelayanan jemaah di titik kedatangan dan kepulangan, yaitu Bandara King Abdulaziz (Jeddah) dan Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (Madinah). Petugas di Daker ini menangani proses imigrasi, penjemputan, pengurusan barang bawaan, hingga koordinasi keberangkatan jemaah kembali ke Tanah Air setelah rangkaian ibadah selesai.

Bagaimana PPIH Bertugas Saat Puncak Haji di Armuzna?

Pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), ketiga Daker tersebut untuk sementara bekerja sama di bawah satu komando operasional gabungan, dengan kepemimpinan yang dibagi di antara para Kepala Daker. Pola ini kerap membuat petugas dari Daker Makkah, Madinah, maupun Bandara ikut ditugaskan ke Armuzna meski bukan wilayah kerja utamanya.

Untuk musim haji 1448 H/2027 M, Kementerian Haji dan Umrah berencana membentuk Daker Armuzna tersendiri yang personelnya direkrut khusus dan tidak dirangkap dari sektor lain, dengan tujuan menjaga stamina dan fokus petugas selama fase paling berat dalam rangkaian ibadah haji ini.

Formasi dan Jenis Tugas PPIH Arab Saudi

Setiap tahun, formasi PPIH Arab Saudi disesuaikan dengan kebutuhan layanan jemaah. Beberapa formasi yang umum dibuka antara lain:

  • PPIH layanan akomodasi;
  • PPIH layanan konsumsi;
  • PPIH layanan transportasi;
  • PPIH layanan bimbingan ibadah;
  • PPIH perlindungan jemaah;
  • PPIH media center haji;
  • PPIH penanganan krisis dan pertolongan pertama;
  • PPIH layanan jemaah lanjut usia dan disabilitas.

Setiap formasi memiliki syarat berbeda. Misalnya, petugas bimbingan ibadah dituntut memahami tata cara manasik secara mendalam, sementara petugas penanganan krisis umumnya perlu memiliki sertifikasi kegawatdaruratan atau pertolongan pertama.

Gaji PPIH Arab Saudi

Belum ada angka resmi gaji PPIH Arab Saudi untuk musim 2027 karena biasanya diumumkan mendekati masa penugasan. Sebagai gambaran, berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, gaji pokok PPIH berkisar Rp1,5 juta-Rp2,5 juta per bulan pada 2024 dan naik menjadi sekitar Rp2 juta-Rp3 juta per bulan pada 2025.

Di luar gaji pokok, petugas juga menerima tunjangan serta fasilitas akomodasi dan konsumsi selama bertugas di Arab Saudi, yang jika diakumulasikan nilainya bisa jauh lebih besar dari gaji pokok itu sendiri. Besaran pastinya tetap mengikuti kemampuan anggaran negara setiap tahun.

Pertanyaan Seputar PPIH Arab Saudi

Ada berapa Daerah Kerja (Daker) PPIH Arab Saudi? 
Saat ini ada tiga Daker utama, yaitu Daker Makkah, Daker Madinah, dan Daker Bandara. Ke depan, pemerintah berencana menambah Daker Armuzna khusus untuk fase puncak haji.

Apa beda Daker dan sektor? 
Daker adalah wilayah kerja utama (Makkah, Madinah, Bandara), sedangkan sektor adalah pembagian wilayah yang lebih kecil di dalam satu Daker, masing-masing dipimpin kepala sektor sendiri.

Siapa yang bisa mendaftar PPIH Arab Saudi? 
Pendaftaran terbuka untuk masyarakat umum maupun ASN/tenaga profesional yang memenuhi syarat administrasi, kesehatan, dan formasi yang dibutuhkan, melalui seleksi resmi Kementerian Haji dan Umrah.

Memahami struktur Daker dan formasi tugas PPIH Arab Saudi membantu calon petugas mempersiapkan diri sesuai bidang yang paling sesuai dengan kompetensinya, termasuk untuk info terbaru Seleksi PPIH Kesehatan Haji 2027.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai kementerian haji dan umrah, dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.