53 Tahun Temani Anak Indonesia, Oki & Nirmala Siap ke Layar Lebar
Oki & Nirmala dari Majalah Bobo diangkat ke film layar lebar arahan Hanung Bramantyo. Tissa Biani jadi Nirmala dan tayang pada 2027

Periskop.id - Setelah lebih dari setengah abad hidup di halaman Majalah Bobo, Oki dan Nirmala akhirnya bersiap memasuki layar lebar. Kisah fantasi yang menemani beberapa generasi anak Indonesia itu akan diadaptasi menjadi film live action garapan sutradara Hanung Bramantyo dengan target tayang di bioskop pada 2027.
Film “Oki & Nirmala” diproduksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment bekerja sama dengan Grid Network-KG Media sebagai pemilik kekayaan intelektual Majalah Bobo. Produksinya dijadwalkan mulai pada September 2026 setelah tim pembuat film mengumumkan jajaran pemeran dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).
Paragon Pictures melalui laman resminya juga telah memasukkan “Oki & Nirmala” sebagai feature film bergenre petualangan dan fantasi untuk 2027. Hanung Bramantyo tercatat sebagai sutradara, sementara Utiuts sebagai penulis.
Produser sekaligus produser eksekutif Andi Boediman mengatakan, pengadaptasian Oki dan Nirmala merupakan kesempatan untuk menghidupkan kembali salah satu kekayaan intelektual Indonesia yang telah bertahan lintas generasi.
"Ketika bertemu dengan teman-teman di KG (Kompas Gramedia), mereka ini sudah memberikan inspirasi bagi keluarga Indonesia sudah 50 tahun. Tidak ada partner yang lebih tepat kalau kita mau kolaborasi," kata Andi.
"Kita angkat dulu 'hartanya' Indonesia, value yang sudah 50 tahun, dan kita sampaikan kepada generasi muda dengan wujud yang baru," katanya dalam acara konferensi pers dan pengumuman pemeran "Oki & Nirmala."
Tissa Biani Jadi Nirmala, Azzamy Syauqi Perankan Oki
Untuk menghidupkan Negeri Dongeng, tim produksi menggandeng sejumlah aktor lintas generasi. Tissa Biani akan memerankan Nirmala, peri hutan baik hati yang identik dengan tongkat wasiatnya. Sementara karakter Oki, kurcaci hijau berusia 10 tahun yang ceria sekaligus ceroboh, dimainkan Azzamy Syauqi.
Dea Panendra dipercaya menjadi penyihir Pipiyot, sedangkan Titi Kamal berperan sebagai Ratu Bidadari. Nama lain yang bergabung dalam jajaran pemeran di antaranya Rey Bong, Anjasmara, Karina Salim, Tanta Ginting, Indra Birowo, Kala Madali, Diandra Agatha, dan Sheila Kusnadi.
Tissa mengaku memiliki kedekatan tersendiri dengan cerita Oki dan Nirmala karena tumbuh sebagai pembaca Majalah Bobo. "Waktu awal pertama kali diajak, aku rada deg-degan. Walaupun mungkin ada senior-senior aku di belakang ini, aku masih ngikutin Oki dan Nirmala, aku membaca Majalah Bobo juga," serunya.
Keterlibatan Tissa sebenarnya telah dipersiapkan cukup lama. Ketika proyek adaptasi pertama kali diumumkan pada Januari 2022, namanya sudah diperkenalkan sebagai pemeran Nirmala. Saat itu proyek masih diumumkan dalam format film serial dan tim produksi membuka audisi untuk mencari pemeran Oki.
Pada akhir 2025, proyek itu kembali muncul ke publik sebagai film live action yang ditargetkan tayang di bioskop pada 2027. RRI melaporkan Tissa juga telah membagikan penampilan awalnya sebagai Nirmala melalui media sosial pada Desember 2025, sementara Paragon Pictures menyatakan proyek memasuki tahap pengembangan lanjutan.
Oki dan Nirmala Sudah Ada Sejak 1973
Oki dan Nirmala bukan karakter baru. Keduanya sudah muncul sejak edisi perdana Majalah Bobo pada 14 April 1973, sehingga pada 2026 kisah tersebut telah berusia sekitar 53 tahun. Paragon Pictures menyebutnya sebagai salah satu kekayaan intelektual anak paling legendaris dari Majalah Bobo.
Kisahnya berpusat pada Oki, kurcaci hijau yang kerap membuat kekacauan karena sifatnya yang ceroboh, serta Nirmala, peri hutan baik hati yang selalu berusaha menolong. Negeri Dongeng juga dihuni karakter lain seperti penyihir Pipiyot, Ratu Bidadari, Pak Tobi hingga Pak Dobleh.
Perjalanan karakter tersebut bahkan telah melampaui halaman majalah jauh sebelum proyek film terbaru muncul. Kompas Gramedia mencatat Oki dan Nirmala pernah hadir dalam Operet Bobo sejak 1988. Pada 2005, keduanya juga sempat masuk layar televisi melalui “Cerita dari Negeri Dongeng”, kemudian kembali dikembangkan dalam bentuk video digital di YouTube mulai 2017.
Karena itu, film terbaru bukan sekadar adaptasi perdana ke medium audiovisual, melainkan menjadi upaya membawa waralaba anak yang telah bertahan puluhan tahun ke format film layar lebar dengan skala produksi yang lebih besar.
Hanung Bramantyo Ingin Buat Film yang Bisa Ditonton Keluarga
Hanung Bramantyo mengatakan salah satu alasan menerima proyek tersebut adalah keinginannya menghadirkan kembali film yang dapat dinikmati anak dan orang tua bersama-sama.
"Saya ingin membuat film yang bisa saya tonton bersama keluarga sendiri," serunya.
"'Oki & Nirmala' ini adalah sebuah kado tentunya, buat anak-anak saya, dan juga kado buat anak-anak Indonesia," lanjutnya.
Namun, membawa Negeri Dongeng ke film live action juga memiliki tantangan besar. Dunia Oki dan Nirmala dipenuhi peri, kurcaci, sihir dan berbagai elemen fantasi yang membutuhkan pendekatan visual berbeda dibandingkan film drama konvensional.
"Ini genre fantasi, dan tidak banyak orang membuat film fantasi karena tingkat kerumitannya tergolong luar biasa," katanya.
Tantangan tersebut sejalan dengan ambisi Paragon Pictures membawa Oki dan Nirmala kepada generasi baru tanpa kehilangan karakter yang dikenal pembaca lama. Situs resmi Paragon menyebut IP ini telah berkembang dari cerita bergambar menjadi animasi, buku koleksi hingga berbagai produk, sebelum akhirnya memasuki babak baru melalui film layar lebar.
Proyek ini sekaligus menjadi realisasi dari rencana yang sudah dibicarakan sejak beberapa tahun lalu. Dalam pengumuman awal pada 2022, Grid Network-KG Media menyebut diskusi untuk menghidupkan karakter mereka ke dalam film bahkan telah berlangsung sejak 2019.
Jika jadwal produksi berjalan sesuai rencana, syuting “Oki & Nirmala” akan dimulai pada September 2026 sebelum film tersebut dipersiapkan menuju bioskop pada 2027. Bagi pembaca lama Bobo, film ini menawarkan nostalgia terhadap Negeri Dongeng. Sementara bagi generasi baru, Oki dan Nirmala akan diperkenalkan kembali melalui medium yang berbeda setelah lebih dari lima dekade menjadi bagian dari budaya populer anak Indonesia.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Film dengan mengeklik tautan.





Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.