Periskop.id - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) kembali merilis laporan komprehensif mengenai potret digital tanah air yang bertajuk "Profil Internet Indonesia 2026: Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet". 

Salah satu temuan menarik dalam laporan ini menyoroti preferensi Generasi Z (Gen Z) berusia 13 hingga 28 tahun terhadap konten video berdurasi panjang (long-form video) yang mereka akses melalui internet.

Advertisement

Berdasarkan data yang disajikan, film layar lebar menempati kasta tertinggi sebagai jenis hiburan visual yang paling sering ditonton oleh generasi muda ini. Tercatat sebanyak 27,3% responden Gen Z memilih film sebagai konten video panjang utama yang paling sering mereka konsumsi. 

Sementara itu, jenis konten lainnya bersaing cukup ketat di angka belasan persen. Acara olahraga menempati posisi kedua dengan persentase sebesar 15,1%, disusul tipis oleh serial TV (seperti drama atau sinetron) sebesar 15,0%. 

Tidak kalah populer, film dokumenter yang menyajikan kisah nyata atau edukasi juga diminati oleh 14,1% Gen Z, disusul oleh tayangan realitas (reality show) sebesar 13,9%.

Menariknya, konten berbasis berita dan informasi berada di posisi terendah di antara kategori utama dengan angka 12,9%. 

Hal ini mengindikasikan bahwa ketika mengakses video berdurasi panjang, Gen Z cenderung lebih mencari konten yang bersifat hiburan, rekreasi, atau hobi dibandingkan berita formal. Sementara itu, sisanya sebesar 1.8% memilih kategori lainnya di luar preferensi di atas.

Tren Konsumsi Video Panjang Gen Z

Berikut adalah rangkuman data preferensi konten video panjang berdasarkan laporan APJII 2026:

No.Jenis Konten Video PanjangPersentase Pemilihan (%)
1Film27,3%
2Acara Olahraga15,1%
3Serial TV15,0%
4Film Dokumenter14,1%
5Reality Show13,9%
6Berita/Informasi12,9%
7Lainnya1,8%