iklan periskop
Humaniora

Siswi Jawa Tengah Juara LKS Alat Berat 2026, Kalahkan Wakil 24 Provinsi

Nia Aulia Jayanti dari Jawa Tengah menjadi Juara 1 LKS Nasional Alat Berat 2026 yang digelar United Tractors dan Kemendikdasmen, mengalahkan wakil 24 provinsi

1 hari yang lalu · 4 mnt baca
alat berat
Nia Aulia Jayanti, siswi SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, keluar sebagai Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2026 bidang Teknologi Kendaraan Berat. dok. United Tractors
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kompetensi alat berat yang selama ini identik dengan dunia kerja laki-laki mencatat momentum baru. Nia Aulia Jayanti, siswi SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, keluar sebagai Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2026 bidang Teknologi Kendaraan Berat, setelah bersaing dengan perwakilan terbaik dari 24 provinsi lainnya.

LKS Nasional bidang Teknik Alat Berat atau Heavy Vehicle Technology tersebut diselenggarakan PT United Tractors Tbk (UT) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Kompetisi berlangsung di Corporate University United Tractors pada 28-30 Juli 2026 dengan melibatkan 25 siswa SMK dari 25 provinsi.

Capaian Nia sekaligus memperkuat pesan, bidang teknik alat berat terbuka bagi perempuan. Sebelum melaju ke tingkat nasional, Nia terlebih dahulu menjadi Juara 1 LKS tingkat Provinsi Jawa Tengah. Tahun ini juga menjadi kali pertama setiap provinsi hanya mengirim satu peserta untuk bidang tersebut, mengikuti format yang semakin mendekati standar kompetisi WorldSkills.

"Di teknik alat berat membutuhkan kondisi fisik yang kuat, sehingga saya harus rutin berlatih. Mental juga dipersiapkan," kata Nia.

Juara Dapat Beasiswa Penuh ASTRAtech

United Tractors tidak hanya menjadikan LKS sebagai kompetisi untuk menentukan pemenang. Seluruh peserta juga mengikuti technical meeting, safety induction, pemeriksaan kesehatan, sharing session, serta Sertifikasi Kompetensi P3 Alat Berat melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI).

Nia sebagai Juara 1 memperoleh beasiswa penuh di ASTRAtech. Sementara talenta terbaik dari kompetisi tersebut dipersiapkan menuju jenjang kompetisi keterampilan internasional seperti WorldSkills Competition. Bidang Heavy Vehicle Technology sendiri merupakan salah satu cabang resmi WorldSkills dalam kategori Transportation and Logistics.

Head of Corporate Communications and Sustainability Division PT United Tractors Tbk Dianwahyu Sri Purnomo mengatakan, keterlibatan industri dibutuhkan agar keterampilan siswa vokasi semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Bagi United Tractors, LKS Nasional bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian dari komitmen kami dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi di bidang alat berat. Kami berharap kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri terus melahirkan talenta-talenta terbaik Indonesia yang siap bersaing hingga tingkat internasional,” ujar Dian.

Keterlibatan industri dalam LKS memang menjadi bagian dari desain kompetisi nasional. Pedoman LKS Dikmen 2026 yang diterbitkan Puspresnas menyebut dunia industri dilibatkan dalam penyusunan soal, penilaian, hingga penentuan kompetensi yang dilombakan agar keterampilan peserta tetap selaras dengan kebutuhan lapangan kerja.

Jawa Tengah Pertahankan Gelar Juara

Selain Nia, posisi kedua LKS Nasional Teknik Alat Berat 2026 diraih Frandy Maulana Firmansyah dari Jawa Timur, sedangkan Muhammad Nadzarel Deviansyah dari D.I. Yogyakarta menempati peringkat ketiga. Daftar pemenang resmi United Tractors mencatat Nia berasal dari Jawa Tengah.

Prestasi tersebut sekaligus membuat Jawa Tengah mempertahankan gelar nasional bidang alat berat. Pada LKS Nasional 2025, Juara 1 cabang yang sama juga berasal dari SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh.

Perjalanan Nia menuju tingkat nasional sebelumnya ditempa melalui kompetisi di Jawa Tengah. United Tractors mencatat LKS tingkat provinsi yang berlangsung di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh diikuti 16 SMK dari 11 kabupaten/kota. Kompetisi serupa juga digelar di Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan sebagai bagian dari pembinaan siswa sebelum menuju level nasional.

Pada tahap persiapan, kompetensi siswa tidak hanya diuji pada kemampuan mengoperasikan atau memahami alat berat secara umum. Program skill contest Teknik Alat Berat yang dijalankan UT untuk sekolah binaan sebelumnya mengukur sejumlah area seperti diesel engine, hydraulic system, electric system, drive train systems, dan pre-delivery inspection.

LKS Didorong Jadi Jembatan SMK dan Industri

Puspresnas menempatkan LKS Nasional sebagai bagian dari strategi pengembangan talenta vokasi, bukan sekadar perlombaan tahunan. LKS Dikmen 2026 secara keseluruhan mempertandingkan 37 bidang lomba dan satu bidang ekshibisi, dengan cabang kompetisi diselaraskan dengan bidang keahlian SMK, standar WorldSkills, dan kebutuhan industri.

Pedoman penyelenggara juga menempatkan penguasaan teknologi, future skills, keberlanjutan, serta peningkatan keterlibatan industri sebagai fokus kompetisi 2026. Selain keterampilan teknis, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, kolaborasi, dan komunikasi dipandang sebagai kompetensi yang diperlukan lulusan di dunia kerja.

Pendekatan tersebut relevan dengan tantangan ketenagakerjaan nasional. Badan Pusat Statistik mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia pada Februari 2026 masih berada di 4,68%, meski turun 0,08 poin persentase dibandingkan Februari 2025. Pada Mei 2026, angkanya kembali turun menjadi 4,65%.

Karena itu, penguatan link and match SMK dengan industri diarahkan agar pendidikan tidak berhenti pada penguasaan teori. Direktorat SMK Kemendikdasmen menilai kemitraan sekolah dengan industri dapat memperkuat mutu lulusan, membuka peluang kerja dan wirausaha, serta membuat SMK menjadi bagian langsung dari ekosistem pembangunan ekonomi.

United Tractors sendiri telah memperoleh apresiasi dari Kemendikdasmen sebagai Industri Penggerak SMK Binaan (Berkelanjutan) sekaligus mitra pendukung ajang talenta Puspresnas untuk LKS dan Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI). Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.

Bagi Nia, kemenangan nasional bukan hanya soal medali. Keberhasilannya di tengah bidang yang masih didominasi laki-laki menunjukkan kompetensi teknis dapat dibangun melalui latihan, kesiapan mental, sertifikasi, dan akses terhadap fasilitas yang sesuai standar industri.

Sementara bagi penyelenggara, tantangan berikutnya adalah memastikan prestasi dari LKS berlanjut menjadi jalur pendidikan dan karier yang konkret. Beasiswa, sertifikasi kompetensi, pembinaan bersama industri serta kesempatan menuju ajang internasional menjadi bagian penting agar siswa berprestasi tidak berhenti di panggung kompetisi.

 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai United Tractors, dan alat berat dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.