Periskop.id – Anak perusahaan PT Astra International Tbk (ASII), PT United Tractors Tbk (UNTR), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 menetapkan dividen tunai senilai Rp1.663 per saham atau setara Rp5,92 triliun untuk tahun buku 2025.

Dividen tunai terdiri dari dividen final sebesar Rp1.096 per saham yang akan dibagikan pada 28 April 2026 pukul 16:00 WIB dan akan dibayarkan ke pemegang saham pada 18 Mei 2026. Kemudian dividen interim sebesar Rp567 per saham atau setara Rp2,06 triliun yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2025.

"Perseroan menyetujui sebesar Rp1.663 per lembar saham atau sebanyak-banyaknya Rp5,92 triliun akan dibagikan sebagai dividen tunai,” ujar Corporate Secretary UNTR Ari Setiawan dalam konferensi pers usai RUPST di Menara Astra, Jakarta, Kamis (16/4)

Sehubungan dengan program pembelian kembali saham (buyback) perseroan yang tengah berlangsung, jumlah total dividen tunai yang dibagikan akan bergantung terhadap jumlah total saham yang berhak menerima dividen. Hal ini dilakukan berdasarkan daftar pemegang saham perseroan pada recording date dividen.

Dalam RUPST, perseroan juga menyetujui pengangkatan jajaran dewan komisaris dan dewan direksi baru, sehingga menjadi sebagai berikut:

Dewan Direksi

  • Presiden Direktur : Iwan Hadiantoro
  • Direktur : Idot Supriadi
  • Direktur : Widjaja Kartika
  • Direktur : Vilihati Surya
  • Direktur : Ari Sutrisno
  • Direktur: Hendra Hutahean
  • Direktur : Andreas

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris : Frans Kesuma
  • Komisaris Independen : Paulus Bambang Widjanarko
  • Komisaris Independen : Bruce Malcolm Cox
  • Komisaris Independen : Ignasius Jonan
  • Komisaris : Djoko Pranoto Santoso
  • Komisaris : Rudy
  • Komisaris : Gita Tiffani Boer
  • ​​​​​​​Komisaris​​​​​​​ : Lincoln Lin Feng Pan

Pengangkatan dewan direksi dan dewan komisaris baru perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya RUPST 2026 sampai dengan RUPST pada 2027.

Sekadar mengingatkan, sepanjang tahun 2025, UNTR mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp15,17 triliun, atau menurun dibandingkan realisasi senilai Rp20,11 triliun sepanjang 2024.

Penurunan laba sejalan dengan penurunan pendapatan menjadi Rp131,30 triliun pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp134,42 triliun.

Di sisi lain, pada 2025, UNTR berhasil mengerek naik total asset menjadi Rp177,63 triliun, dibandingkan tahun 2024 mencapai Rp169,48 triliun, dengan liabilitas naik dari Rp71,30 triliun menjadi Rp74,50 triliun.