Periskop.id - Kecelakaan beruntun terjadi di jalur nasional Surabaya-Malang, tepatnya di Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7) sekitar pukul 06.00 WIB. Tiga orang tewas dalam insiden tersebut, sementara seorang sopir truk trailer dilaporkan terjepit di dalam kabin.
Kanit Lantas Polsek Gempol Ipda Bagus mengungkapkan, para korban meninggal ditemukan di lokasi kejadian, sedangkan sejumlah korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Korban meninggal dunia di lokasi sebanyak tiga orang. Sementara beberapa korban luka telah dibawa ke rumah sakit," kata Ipda Bagus di lokasi kejadian, Dusun Mojorejo, Kecamatan Gempol, Senin (27/7).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua korban luka berat dirujuk ke RS Abiyakto Pasuruan. Empat korban luka ringan, terdiri dari seorang penjual bebek, sepasang suami istri pengendara motor, dan satu pengemudi truk Colt Diesel, dibawa ke RS Bhayangkara Porong.
Sopir truk trailer yang terjepit di dalam kabin diketahui bernama Agus, berusia sekitar 40 tahun, asal Malang. Petugas harus menggunakan peralatan khusus untuk mengevakuasinya dari reruntuhan kendaraan.
Kecelakaan bermula saat truk trailer bermuatan gulungan kertas melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Truk tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak truk Colt Diesel yang berada di depannya.
Benturan keras itu membuat beberapa sepeda motor yang berada di depan truk Colt Diesel ikut terseret dan terlibat dalam kecelakaan. Truk trailer kemudian kembali menghantam sebuah truk tangki, terguling, kehilangan kendali, dan oleng ke sisi kiri jalan.
Laju truk baru terhenti setelah menabrak sejumlah rumah warga di tepi jalan. Muatan gulungan kertas yang diangkut truk berserakan di sekitar lokasi, sementara para korban ditemukan bergelimpangan di badan jalan.
Saksi mata Holidi (48), warga Malang, sempat melintas dan menyaksikan langsung kondisi lokasi tak lama setelah kejadian. Ia menuturkan, pemandangan di lokasi sangat memprihatinkan karena banyak korban bergelimpangan dan truk trailer sampai menghantam permukiman warga.
"Saya kebetulan melintas saat kejadian. Korbannya bergelimpangan banyak sekali. Ini bukan sekadar kecelakaan biasa, truk trailernya sampai nyungsep ke rumah-rumah warga. Kondisinya benar-benar mengerikan, lalu lintas langsung macet total. Kecelakaan beruntun seperti ini sungguh mengerikan," tutur Holidi.
Kecelakaan ini berdampak pada arus lalu lintas di jalur nasional Surabaya-Malang yang mengalami kemacetan panjang dari kedua arah. Kepolisian pun memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem contraflow untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mempermudah proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat.
Petugas kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Kepolisian juga terus mendata seluruh korban serta memastikan kronologi lengkap insiden maut tersebut.
Tinggalkan Komentar
Komentar