Periskop.id - Google mengumumkan jumlah pengguna aktif bulanan layanan kecerdasan artifisial Gemini telah melampaui 950 juta. Capaian itu membuat Gemini semakin mendekati ChatGPT yang sebelumnya dilaporkan telah memiliki satu miliar pengguna aktif bulanan.
Menurut laporan kinerja kuartal II 2026, perusahaan mencatat jumlah pengguna Gemini meningkat tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut menunjukkan adopsi layanan AI Google terus bertambah dalam setahun terakhir.
"Kami melihat pengguna menyukai fitur-fitur agen AI terbaru seperti Daily Brief dan agen personal Gemini Spark yang kini tersedia di Amerika Serikat dan secara internasional," kata CEO Alphabet Sundar Pichai dalam laporan kinerja perusahaan, dikutip Sabtu (25/7).
Google sebelumnya melaporkan aplikasi Gemini telah mengumpulkan 750 juta pengguna aktif bulanan pada Februari 2026. Dalam beberapa bulan berikutnya, jumlah tersebut terus bertambah hingga menembus angka 950 juta.
Menurut Pichai, peningkatan pengguna didorong oleh kehadiran berbagai fitur AI baru yang terus diperbarui. Ia menilai inovasi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Gemini semakin diminati.
"Kami telah meluncurkan fitur-fitur baru yang bermanfaat seperti ini dengan kecepatan yang luar biasa," ujar Pichai.
Selain mendapat sambutan dari pengguna Android, Google menyebut Gemini juga memiliki basis pengguna yang kuat di perangkat iOS. Dukungan lintas platform dinilai memperluas jangkauan layanan AI tersebut.
Berdasarkan data Appfigures, aplikasi Gemini telah diunduh lebih dari 137 juta kali di iPhone dan iPad selama 12 bulan terakhir. Angka itu menunjukkan pertumbuhan penggunaan Gemini di ekosistem perangkat Apple.
Sementara itu, laporan terbaru State of AI dari Sensor Tower mencatat pangsa pasar ChatGPT di segmen asisten AI turun di bawah 50% untuk pertama kalinya pada paruh pertama 2026. Pada periode yang sama, pangsa pasar Gemini meningkat menjadi 27,7%.
Di sisi lain, Google menyampaikan layanan mesin pencarinya tetap mencatat pertumbuhan meski aplikasi AI kini semakin banyak digunakan sebagai alternatif untuk mencari informasi. Perusahaan juga menyebut fitur AI Mode yang terintegrasi di Google Search telah digunakan lebih dari satu miliar pengguna.
Menurut Google, AI Mode mendorong peningkatan jumlah kueri pencarian sekaligus membantu menekan biaya operasional AI melalui pengembangan perangkat keras yang lebih efisien. Perusahaan menyatakan penghematan tersebut tetap dapat dilakukan meski terus menghadirkan model dan fitur AI baru.
Tinggalkan Komentar
Komentar