Kota

Demo DPR 27 Agustus, Exit Tol Slipi Arah Grogol Ditutup Sementara

Exit Tol Slipi KM 09+650 arah Grogol ditutup sementara sejak 07.43 WIB imbas demo DPR 27 Agustus. Pengendara diminta memakai akses alternatif

3 jam yang lalu · 4 mnt baca
Demo DPR 27 Agustus, Exit Tol Slipi Arah Grogol Ditutup Sementara
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mengungkapkan atas diskresi pihak Kepolisian akses keluar Slipi Ruas Tol Dalam Kota arah Grogol ditutup sementara dalam rangka mengantisipasi kepadatan di sekitar kawasan MPR/DPR. dok. Jasa Marga
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Aksi demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, mulai berdampak pada akses Tol Dalam Kota Jakarta, Kamis (27/8/2026). Akses keluar Slipi di KM 09+650 arah Grogol ditutup sementara sejak pukul 07.43 WIB, sementara pengguna jalan diarahkan menggunakan pintu keluar alternatif.

Penutupan dilakukan atas diskresi kepolisian dan bersifat situasional, mengikuti perkembangan aksi serta kondisi lalu lintas di sekitar kompleks parlemen. Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), dan kepolisian melakukan penyesuaian operasional setelah aktivitas masyarakat meningkat sejak dini hari.

Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Amri Sanusi mengatakan kebijakan tersebut diperlukan untuk membantu pengaturan lalu lintas di sekitar Senayan dan Slipi.

"Atas diskresi pihak Kepolisian, mulai pukul 07.43 WIB, akses keluar Slipi pada KM 09+650 Ruas Tol Dalam Kota arah Grogol diberlakukan penutupan sementara secara situasional guna mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Pengguna jalan yang menuju kawasan tersebut diimbau menggunakan akses keluar alternatif melalui akses keluar Semanggi, Grogol dan Tanjung Duren, atau akses terdekat lainnya sesuai kondisi lalu lintas di lapangan," ujar Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Amri Sanusi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Penutupan Hanya di Akses Keluar Slipi

Penutupan tersebut perlu dibedakan dengan penutupan seluruh Ruas Tol Dalam Kota. Kebijakan yang diumumkan Jasa Marga secara spesifik menyasar akses keluar Slipi KM 09+650 arah Grogol, bukan seluruh jalur utama tol.

Pantauan media sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan kendaraan di Tol Dalam Kota dari arah Semanggi menuju Slipi maupun sebaliknya masih dapat bergerak dan terpantau ramai lancar. Namun, kondisi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan massa dan keputusan petugas di lapangan.

Jasa Marga meminta masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak di sekitar Senayan dan Semanggi mempertimbangkan kembali rute serta waktu perjalanan.

Pengendara yang tetap menggunakan Tol Dalam Kota juga diminta menjaga jarak aman, tidak mengurangi kecepatan secara mendadak untuk melihat aktivitas demonstrasi, dan tidak berhenti di bahu jalan. Penutupan akses Slipi belum memiliki waktu berakhir yang pasti karena pemberlakuannya mengikuti situasi pengamanan.

Jalan Depan DPR Juga Disekat

Gangguan lalu lintas tidak hanya terjadi di akses tol. Sejak sekitar pukul 07.00 WIB, polisi juga memasang water barrier untuk menutup akses kendaraan yang melintas tepat di depan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto.

Kendaraan dari arah Semanggi yang menuju Slipi dialihkan sebelum memasuki area konsentrasi massa, antara lain melalui Jalan Gerbang Pemuda dan kawasan Gelora Bung Karno. Jalan Patal Senayan juga menjadi salah satu pilihan untuk menghindari bagian Jalan Gatot Subroto yang disekat.

Pada sekitar pukul 10.00 WIB, polisi telah menutup simpang di kolong Jalan Gerbang Pemuda. Kendaraan dari arah Semanggi menuju Slipi diarahkan masuk Jalan Gerbang Pemuda, sedangkan kendaraan dari kawasan GBK tidak diperbolehkan berbelok menuju ruas Jalan Gatot Subroto tepat di depan kompleks DPR.

Pengaturan itu membuat akses jalan arteri dan jalan tol saling berkaitan. Penumpukan kendaraan di depan parlemen dapat berimbas ke pintu keluar tol, sementara penutupan pintu keluar berpotensi memindahkan volume kendaraan ke akses alternatif.

120 Petugas Dishub Disiagakan

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiagakan 120 petugas untuk mengantisipasi perubahan arus lalu lintas selama demonstrasi.

Sebanyak 60 personel bertugas pada pukul 07.00-13.00 WIB dan 60 lainnya pada pukul 13.00-19.00 WIB. Dishub juga menempatkan empat mobil derek di Pintu 10 Senayan, bawah Flyover Ladokgi, Hotel Mulia, dan FX.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan rekayasa lalu lintas mengikuti kondisi di lapangan, bukan diberlakukan secara permanen pada seluruh ruas.

“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan,” ungkap Budi.

Dishub membagi pengaturan menjadi tiga zona, mulai dari kawasan DPR/MPR di Senayan, koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman, hingga kawasan DPR/MPR dan Istana. Sepuluh titik pengaturan lalu lintas juga disiapkan, termasuk Simpang Senayan, FX, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Palmerah, serta Ladokgi.

Transjakarta Ikut Alihkan Rute

Dampak demonstrasi juga merembet ke angkutan umum. Transjakarta melakukan penyesuaian terhadap sejumlah layanan akibat penutupan jalan di kawasan DPR/MPR.

Sedikitnya delapan rute dialihkan, satu rute diperpendek, dan dua layanan dihentikan sementara. Rute yang mengalami pengalihan antara lain Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit, 9A PGC 1-Latumenten, 10H Bundaran Senayan-Tanjung Priok, 1W Blok M-Ancol, serta sejumlah layanan menuju Blok M.

Halte Gerbang Pemuda dan Petamburan juga tidak melayani penumpang sementara pada sejumlah rute yang terdampak pengalihan. Transjakarta meminta pengguna memantau perubahan operasional karena layanan dapat kembali disesuaikan mengikuti pembukaan dan penutupan jalan.

Pengendara Diminta Pantau Kondisi Sebelum Berangkat

Jasa Marga menyatakan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan petugas operasional untuk memantau situasi. Karena penutupan bersifat situasional, akses Slipi dapat dibuka kembali apabila kondisi memungkinkan atau diperpanjang jika pengamanan masih diperlukan.

Pengguna jalan disarankan memeriksa kondisi terkini melalui kanal resmi Jasa Marga, termasuk One Call Center 133, aplikasi Travoy, serta kanal informasi Jasamarga Metropolitan Tollroad, sebelum memilih jalur perjalanan.

Dengan berlangsungnya demonstrasi di DPR dan sejumlah rekayasa di jalan arteri, pengguna Tol Dalam Kota terutama yang hendak menuju Slipi, Senayan, Semanggi dan sekitarnya perlu menyiapkan waktu perjalanan lebih panjang serta tidak hanya mengandalkan satu pintu keluar.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai jasa marga, rekayasa lalu lintas, jalan tol, dan demonstrasi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.