periskop.id - Menjelang libur Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026, pergerakan kendaraan di sejumlah ruas tol utama mulai menunjukkan peningkatan signifikan.

Pada H-4 Lebaran yang jatuh pada Selasa, 17 Maret 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat lonjakan volume lalu lintas di kawasan Jabodetabek hingga Jawa Barat. Fenomena ini menjadi sinyal awal dimulainya arus mudik yang diprediksi mencapai puncaknya dalam waktu dekat.

Di wilayah Jabodetabek, peningkatan terlihat pada kendaraan yang meninggalkan ibu kota menuju arah Merak dan kawasan Puncak, Bogor.

Pergerakan ini terdistribusi melalui Gerbang Tol Cikupa dan Gerbang Tol Ciawi 1. Secara total, tercatat sebanyak 89.825 kendaraan melintas, meningkat 14,28% dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 78.598 kendaraan.

Gerbang Tol Cikupa, yang menjadi akses utama menuju Merak dan penyeberangan ke Sumatra, mencatat 49.919 kendaraan melintas. Angka ini naik sekitar 5,90% dari volume normal sebesar 47.138 kendaraan.

Sementara itu, lonjakan lebih tajam terjadi di Gerbang Tol Ciawi 1 menuju kawasan Puncak, dengan total 39.906 kendaraan atau meningkat 26,85% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 31.460 kendaraan.

Kondisi di Jawa Barat juga menunjukkan tren serupa, meski dengan dinamika yang sedikit berbeda. Total kendaraan yang mengarah ke Bandung dan Rancaekek tercatat mencapai 77.698 unit, meningkat 20,54% dibandingkan kondisi normal. 

Sementara itu, kendaraan yang kembali menuju Jakarta dari wilayah tersebut juga mengalami kenaikan sebesar 7,71% dengan total 59.666 kendaraan.

Di ruas Tol Padaleunyi, Gerbang Tol Cileunyi menjadi titik dengan lonjakan paling mencolok. Sebanyak 43.583 kendaraan melintas menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, atau meningkat hingga 36,96% dibandingkan kondisi normal. 

Untuk arus balik menuju Jakarta melalui gerbang yang sama, tercatat 30.634 kendaraan, naik 10,02% dari rata-rata harian.

Sementara itu, Gerbang Tol Pasteur yang menjadi akses utama ke pusat Kota Bandung mencatat kenaikan yang lebih moderat. Sebanyak 34.115 kendaraan masuk ke Bandung melalui gerbang ini, meningkat 4,53% dari kondisi normal. Sedangkan arus keluar menuju Jakarta mencapai 29.032 kendaraan, naik sekitar 5,38%.

Peningkatan ini sejalan dengan pola tahunan arus mudik di Indonesia, di mana mobilitas masyarakat mulai meningkat sejak H-5 hingga mencapai puncaknya pada H-2 atau H-3 Lebaran. 

Berdasarkan data historis Jasa Marga dalam beberapa tahun terakhir, kenaikan volume kendaraan saat mudik bisa mencapai 30%–60% dibandingkan hari biasa, terutama di jalur-jalur favorit seperti Tol Jakarta–Cikampek, Cipularang, dan Padaleunyi.

Jasa Marga memprediksi lonjakan volume kendaraan masih akan terus terjadi dan mencapai puncaknya pada Rabu, 18 Maret 2026. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga stamina pengemudi, hingga memastikan ketersediaan bahan bakar dan saldo kartu elektronik.