Kantor Pusat Terbakar, DPP GRIB Jaya: Dipicu Korsleting Charger HP, Korban Jiwa Nihil
Kebakaran kantor DPP GRIB Jaya di Kedoya dipicu korsleting charger ponsel. Api cepat ditangani, tanpa korban jiwa.

Periskop.id - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPP GRIB Jaya) menyampaikan klarifikasi resmi terkait insiden kebakaran yang melanda kantor pusat mereka di Jalan Manunggal V, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (31/8) dini hari.
DPP GRIB Jaya memastikan pemicu kebakaran murni akibat hubungan arus pendek (korsleting) listrik dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Divisi Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, menerangkan bahwa insiden tersebut pertama kali terpantau sekitar pukul 02.49 WIB. Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi kejadian, titik api bermula dari perangkat pengisi daya (charger) ponsel yang terpasang di atas kulkas.
“Pemicu awal, berdasarkan pengecekan dan identifikasi di lokasi kejadian, sumber api dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari perangkat pengisi daya ponsel (charger HP) yang diletakkan di atas kulkas,” kata Wilson dalam keterangan tertulis, Senin (31/8).
Wilson menjelaskan, percikan api akibat korsleting tersebut sempat menyambar tirai serta wallpaper dinding, sebelum akhirnya merembet ke area sofa dan menjalar ke bagian plafon ruangan.
Berkat kesigapan personel di posko bersama petugas pemadam kebakaran, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak menyebar ke ruangan lain maupun bangunan warga sekitar.
Operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan rampung sepenuhnya pada pukul 03.28 WIB dengan status penanganan hijau.
“Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden di posko/kantor ini. Penanganan telah tuntas pada pukul 03.28 WIB dan situasi saat ini sudah sepenuhnya kondusif serta berstatus hijau,” tegas Wilson.
DPP GRIB Jaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat serta aparat keamanan yang telah bertindak sigap menangani insiden tersebut. Pihaknya juga mengimbau seluruh anggota untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam penggunaan instalasi listrik sehari-hari.
Sebelumnya, kebakaran di posko ormas GRIB Jaya dilaporkan pertama kali diterima Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat pada pukul 02.49 WIB.
Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, memaparkan bahwa penanganan dilakukan melalui dua tahap pengerahan armada hingga menerjunkan total delapan unit mobil pemadam beserta 40 personel.
“Pengerahan Tahap I: 7 Unit / 35 Personel (Sektor Kembangan: 3 Unit, Pos Puri Sakti: 1 Unit, Sektor Kebon Jeruk: 3 Unit). Pengerahan Tahap II: 1 Unit / 5 Personel (Pos Jalan C: 1 Unit). Pengerahan Akhir: 8 Unit / 40 Personel,” jelas Syaiful.
Operasi pemadaman dan pendinginan oleh tim pemadam kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 03.28 WIB dengan status hijau.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya), dan Rosario de Marshal (Hercules) dengan mengeklik tautan.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.