iklan periskop
Makro

Purbaya Terima Kunjungan Bahlil di Kemenkeu Bahas Energi

Bahlil Lahadalia menyambangi Kemenkeu menemui Purbaya Yudhi Sadewa. Agendanya diduga membahas dana kompensasi energi untuk Pertamina dan PLN.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 10 September 2025. Foto oleh BPMI Setpres/Rusman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima kunjungan kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Selasa (11/8). Pertemuan berlangsung di Gedung Djuanda I, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Bahlil tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, didampingi jajaran pejabat ESDM tanpa memberikan keterangan kepada awak media. Kedatangan rombongan disambut Sekretaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun bersama Kepala SKK Migas Djoko Siswanto.

"Pada dasarnya setiap upaya Menteri ESDM akan saya dukung," kata Purbaya dalam pertemuan sebelumnya dengan Bahlil di kantor Kementerian ESDM, Rabu (13/5).

Agenda resmi pertemuan Selasa (11/8) belum diumumkan secara terbuka. Namun, pembicaraan kedua menteri dikabarkan berfokus pada mekanisme pembayaran dana kompensasi energi untuk PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).

Selain itu, pertemuan ini disebut turut mengevaluasi skema pencairan rutin bulanan sebesar 70% dari total kompensasi. Skema tersebut dirancang untuk menjaga likuiditas serta stabilitas arus kas kedua BUMN energi dalam menanggung selisih harga.

Pertemuan di Gedung Djuanda I ini menjadi kelanjutan dari koordinasi intensif antar-kementerian yang sudah berjalan sejak beberapa bulan sebelumnya. Purbaya sempat melakukan kunjungan balasan ke kantor Kementerian ESDM dan bertemu Bahlil pada Rabu (13/5).

Dalam pertemuan pertengahan Mei itu, kedua pihak menyepakati penguatan sinergi kebijakan strategis di sektor energi. Fokusnya mencakup optimalisasi penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor energi.

Agenda lain yang disepakati saat itu meliputi percepatan swasembada energi listrik hingga perluasan jangkauan program listrik desa. Purbaya kala itu menegaskan komitmen penuh Kemenkeu untuk menyokong berbagai terobosan strategis Kementerian ESDM.

Menurutnya, dukungan tersebut diarahkan pada penguatan struktur ekonomi nasional sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen itu kembali relevan mengingat pertemuan terbaru turut menyinggung isu likuiditas BUMN energi.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Kemenkeu maupun Kementerian ESDM soal hasil pertemuan Selasa (11/8) tersebut. Publik masih menanti kejelasan lanjutan terkait skema pembayaran kompensasi energi bagi Pertamina dan PLN.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Purbaya Yudhi Sadewa, Bahlil Lahadalia, skk migas, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.