Danantara Akui Ajukan Beli Saham BEI, Masih Dibahas
Danantara membenarkan sudah mengajukan pembelian saham BEI, namun porsi dan detailnya belum diumumkan karena masih dibahas dengan OJK.

Periskop.id - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) membenarkan telah mengajukan pembelian saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak Bursa.
Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir menjelaskan, rencana pembelian ini berkaitan dengan proses demutualisasi BEI. Aturan turunannya, yakni Peraturan OJK (POJK), masih dalam tahap penyusunan dan diproyeksikan selesai pada September.
"Ya, demut kita masih proses, baik dengan OJK dan juga dengan Direksi Bursa, ya insyaallah beberapa bulan ke depan bisa rampung," ungkap Pandu kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8).
Soal besaran porsi saham yang akan dibeli, Pandu belum bersedia membuka detailnya. Ia hanya memastikan pengumuman resmi akan disampaikan dalam waktu dekat.
"Nanti detailnya bakal kita share ke semua sebentar lagi. Ini lagi berkomunikasi baik dengan OJK dan Bursa," jelasnya.
Keterlibatan Danantara dalam proses demutualisasi ini dijalankan melalui anak usahanya, Danantara Investment Management (DIM). Pandu menyebutkan, pembelian saham BEI menjadi salah satu bentuk investasi yang dijalankan lembaganya.
"Dari BPI memberi arahan untuk DIM untuk melaksanakan investasi untuk demutualisasi tersebut," pungkas Pandu.
Demutualisasi BEI sendiri merupakan bagian dari mandat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi tersebut membuka kemungkinan tiga lembaga negara menjadi pemegang saham BEI, yaitu Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan BPI Danantara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa Kemenkeu sendiri belum mengajukan pembahasan untuk menjadi pemegang saham BEI. Namun, ia menyebut Danantara sudah lebih dulu mengajukan minat pembelian saham Bursa.
"Kami belum mengajukan pembahasan untuk beli saham. Tapi kalau saya nggak salah Danantara sudah mengajukan untuk membeli saham Bursa," ungkap Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8).
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Pandu Sjahrir, Purbaya Yudhi Sadewa, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Otoritas Jasa Keuangan / OJK, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.