Nasional

Membuka Ruang Baru di Jantung Jakarta lewat Extended Concourse Bundaran HI

PT MRT Jakarta melalui anak usahanya PT Integrasi Transit Jakarta menyiapkan extended concourse Stasiun MRT Bundaran HI untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas penumpang.

6 hari yang lalu · 3 mnt baca
Membuka Ruang Baru di Jantung Jakarta lewat Extended Concourse Bundaran HI
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) menyiapkan extended concourse di kawasan Stasiun MRT Bundaran HI sebagai ruang transit multifungsi yang tidak hanya mendukung mobilitas penumpang, tetapi juga membuka peluang aktivitas komersial.

Direktur Utama ITJ Ferdiansyah Roestam mengatakan progres pembangunan extended concourse di kawasan Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, telah mencapai 21,46 persen hingga Juli 2026.

Ia mengungkapkan capaian tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 21,07 persen. Selanjutnya, progres pembangunan ditargetkan mencapai 24,8 persen pada Agustus 2026 dan sekitar 45 persen hingga akhir tahun.

"Proses konstruksi per Juli lalu sudah closing di angka realisasi 21,46%, slightly ahead di depan schedule perencanaannya di 21,07%. Agustus kita akan kejar ke 24,8%. Di tahun ini direncanakan di 45% harus selesai semua," ucap Ferdiansyah dalam acara Fellowship MRTJ, Jakarta, Rabu (19/8).

Ferdiansyah mengatakan proyek extended concourse merupakan proyek multiyears yang ditargetkan rampung pada Mei 2027. Setelah seluruh pekerjaan selesai, fasilitas tersebut ditargetkan dapat diresmikan pada Juni 2027.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan extended concourse dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang MRT Jakarta, khususnya di Stasiun Bundaran HI.

Saat ini, jumlah penumpang yang dilayani mencapai sekitar 11.000 orang dan diproyeksikan bertambah sekitar 6.000 orang seiring pengembangan jaringan MRT. Dengan demikian, extended concourse disiapkan untuk mendukung sirkulasi hingga sekitar 17.000 penumpang.

Selain meningkatkan kapasitas ruang, fasilitas tersebut juga ditujukan untuk mengurangi potensi kepadatan atau bottleneck serta memenuhi aspek keselamatan dalam pelayanan transportasi publik.

"Extended concourse memang didesain supaya dia yang pertama bisa memenuhi safety factors, ya, jika terjadi something emergency. Yang kedua, meningkatkan layanan publik supaya tidak terjadi bottlenecking, ya. Dan yang ketiga, area itu bisa menjadi multifunction untuk mendukung mobilitas orang," jelasnya.

Selain mendukung kapasitas penumpang, extended concourse juga dirancang untuk memperkuat konektivitas kawasan Bundaran HI. ITJ menyiapkan dua akses baru atau muara yang dilengkapi tangga, eskalator, dan lift.

Fasilitas tersebut juga akan terhubung dengan Halte TransJakarta Bundaran HI. Bahkan, ITJ telah menyiapkan koneksi lanjutan menuju Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara.

Ferdiansyah menjelaskan, koneksi menuju kedua kawasan tersebut disiapkan melalui knockdown panel yang posisinya dibuat sejajar dengan Basement 1 Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara. Dengan demikian, koneksi dapat dibangun dan disambungkan ketika kedua pihak siap melakukan pengembangan.

"Dia akan connect lebih banyak, disiapkan untuk bisa tersambung, ya, melalui knockdown panel yang ada ke Plaza Indonesia dan juga ke Wisma Nusantara di dalam pengembangan tahapan," ungkapnya.

Extended concourse tersebut memiliki luas sekitar 4.439 meter persegi dan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai jalur perpindahan penumpang. Area tersebut juga akan dikembangkan sebagai ruang multifungsi untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama melakukan perjalanan.

"Jadi kalau teman-teman saat ini familier dengan Halte TransJakarta, di bagian tengahnya ada lift. Lift itu nanti akan disambungkan langsung ke bawah, ya. Bisa langsung ke ground, ground level untuk naik bus, ya, atau bisa naik ke atas ke anjungan, ya, ke level 2. Jadi dia akan turun ke B1," tutup Ferdiansyah.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai MRT, transportasi publik, dan bundaran HI dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.