iklan periskop
Nasional

Siklon Tropis Saudel di Pasifik, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Indonesia

BMKG mendeteksi Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik yang memicu potensi cuaca ekstrem, hujan lebat, dan udara kabur di berbagai wilayah Indonesia.

3 jam yang lalu · 2 mnt baca
Siklon Tropis Saudel di Pasifik, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Indonesia
BMKG Mengimbau Masyarakat Mewaspadai Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Pergerakan Siklon Tropis Saudel. (Dok. BMKG)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi pergerakan Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik timur laut Papua. Fenomena atmosfer ini dinilai berpotensi kuat memicu munculnya cuaca ekstrem di sejumlah daerah di Indonesia.

Prakirawan BMKG Henokvita menyampaikan, sistem Siklon Tropis Saudel tercatat mempunyai tekanan udara minimum sebesar 990 hektopascal (hPa). Menurutnya, pergerakan angin maksimum badai ini telah mencapai kecepatan 55 knot menuju arah barat laut.

"Keberadaan siklon tropis ini menginduksi low level jet serta daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik utara Papua," kata Henokvita di Jakarta, Jumat (21/8).

Ia melanjutkan, munculnya daerah tekanan rendah juga terdeteksi BMKG di Samudra Pasifik utara Papua. Dampak pembentukan pola cuaca tersebut diproyeksikan meluas hingga ke wilayah Maluku Utara.

Selain itu, ia menyebut kemunculan sirkulasi siklonik lain turut terpantau di kawasan Selat Makassar. Fenomena ini dinilai memicu terbentuknya zona konvergensi baru di wilayah Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur.

Kombinasi berbagai fenomena meteorologi tersebut dijelaskan mampu menggenjot pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Hal ini dinilai berpotensi meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat, khususnya kawasan Kota Padang, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Di sisi lain, ia memaparkan hujan berintensitas ringan diperkirakan membasahi beberapa kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, hingga Tanjung Selor.

Sementara itu, kondisi cuaca cerah berawan sampai berawan tebal diprediksi menaungi wilayah Banda Aceh, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Henokvita juga menambahkan bahwa potensi udara kabur turut terdeteksi muncul di Bengkulu, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, serta Samarinda. Fenomena gangguan jarak pandang akibat asap atau kabut diprakirakan terjadi secara khusus di Kota Banjarmasin.

Untuk kawasan Indonesia bagian timur, ia memproyeksikan hujan berintensitas ringan bakal mengguyur wilayah Mamuju, Ambon, dan Jayapura, sedangkan kondisi udara kabur melingkupi Kota Mataram serta Palu.

Adapun kota-kota besar lain seperti Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, hingga Merauke diproyeksikan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.

BMKG mengimbau masyarakat agar senantiasa aktif memantau pembaruan data cuaca resmi harian melalui saluran media digital lembaga tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan cuaca ekstrem dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.