Morgan Stanley Borong Saham GOTO Jelang Rebalancing MSCI
Morgan Stanley memborong miliaran saham GOTO jelang tenggat rebalancing MSCI, tepat saat emiten teknologi ini bersiap tersingkir dari indeks.

Periskop.id - Morgan Stanley & Co International Plc memborong saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) jelang tenggat rebalancing indeks MSCI akhir bulan ini. Aksi beli besar-besaran itu dilakukan lembaga keuangan asal Amerika Serikat tersebut di tengah kabar GOTO bakal tersingkir dari MSCI Indonesia.
Transaksi tersebut melibatkan sekitar 3,8 miliar saham GOTO yang dibeli di harga Rp23 per saham. Total nilai pembelian mencapai sekitar Rp87,3 miliar.
Lewat aksi borong tersebut, kepemilikan Morgan Stanley di GOTO kini membengkak menjadi 59,37 miliar saham. Jumlah itu setara 5,15% dari total saham beredar emiten teknologi tersebut.
Pembelian jumbo ini terjadi tepat menjelang tinjauan indeks MSCI Indonesia bulan ini, di mana GOTO diproyeksikan keluar dari daftar konstituen. Momentum tersebut membuat pergerakan saham GOTO cenderung dipantau ketat oleh pelaku pasar.
Proses keluarnya GOTO dari MSCI tidak berlangsung instan. Saham emiten hasil merger Gojek dan Tokopedia itu baru akan benar-benar hilang dari portofolio MSCI pada September 2026.
Rentang waktu antara tinjauan bulan ini hingga eksekusi penuh pada 2026 itu membuka ruang bagi fund manager global untuk menyesuaikan portofolio secara bertahap. Aksi Morgan Stanley menjadi salah satu manuver yang terpantau di tengah proses penyesuaian tersebut.
Rebalancing MSCI kerap memicu pergerakan volume transaksi yang signifikan pada saham-saham yang terdampak. Dana kelolaan yang melacak indeks MSCI biasanya wajib menyesuaikan komposisi portofolionya begitu ada perubahan status konstituen.
Di tengah dinamika ini, pandangan analis terhadap saham GOTO justru tidak seragam. JP Morgan sebelumnya tetap mempertahankan rekomendasi overweight untuk saham GOTO.
Rekomendasi tersebut menunjukkan masih ada keyakinan dari sebagian analis terhadap prospek bisnis GOTO, meski status emiten ini di indeks global tengah berkurang. Pandangan itu berbeda dari sentimen keluarnya GOTO dari radar investor pasif yang mengacu pada MSCI.
Kombinasi antara aksi borong Morgan Stanley dan rating overweight dari JP Morgan menggambarkan adanya perbedaan strategi antar-investor institusional dalam menyikapi perubahan status GOTO di MSCI. Sebagian memilih menambah porsi kepemilikan, sementara pasar secara umum bersiap menghadapi keluarnya emiten ini dari indeks acuan global.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan Morgan Stanley Capital International (MSCI) dengan mengeklik tautan.


Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.