Pasar Modal

IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.599-6.666 Awal Pekan Ini

Analis memproyeksikan IHSG berpeluang lanjutkan penguatan awal pekan ini, meski risiko koreksi minor tetap perlu diwaspadai investor.

3 jam yang lalu · 2 mnt baca
Bursa Efek Indonesia (BEI)
Layar menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/5/2025). Foto oleh Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (31/8). Sejumlah analis menilai peluang kenaikan masih terbuka meski risiko koreksi tetap perlu diwaspadai.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan indeks masih berpotensi bergerak naik dalam skenario terbaik. Namun, ia juga mengingatkan kemungkinan koreksi bisa terjadi jika tekanan pasar meningkat.

"Dalam skenario terbaik, posisi IHSG sedang berada di awal wave v dari wave (c) sehingga masih berpeluang menguat ke rentang 6.599-6.666. Namun, pada skenario terburuk, IHSG berpotensi terkoreksi ke area 6.289-6.352," ujar Herditya dalam riset hariannya, Senin (31/8).

Herditya memproyeksikan pergerakan indeks akan berada di rentang support 6.373 dan 6.272, dengan level resistance di 6.599 dan 6.705. Ia merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni AMRT, BUMI, INDF, dan LSIP.

Senada dengan Herditya, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai tren penguatan IHSG masih berpotensi berlanjut. Menurutnya, penutupan mingguan yang masih di bawah level resistance 6.545 belum jadi sinyal pelemahan signifikan.

Ivan menyebutkan, koreksi minor tetap mungkin terjadi dalam pergerakan jangka pendek. Meski begitu, ia menilai momentum positif masih terjaga selama IHSG bertahan di atas level 6.435.

"Selama IHSG berada di atas level 6.435, potensi untuk kembali melanjutkan tren naik menuju 6.666 masih cukup besar," kata Ivan.

Ia memprediksi indeks akan bergerak di level support 6.435, 6.352, 6.230, dan 6.080. Sementara level resistance diperkirakan berada di 6.666, 6.835, dan 6.916.

Sejumlah saham turut direkomendasikan Ivan, di antaranya AMRT, ASII, BBCA, MDKA, dan TLKM.

Pada perdagangan Jumat (28/8) sore, IHSG ditutup melemah tipis di level 6.518. Indeks saham turun 3,62 poin atau minus 0,06% dibanding perdagangan sebelumnya.

Mengutip data RTI Infokom, nilai transaksi investor pada penutupan pekan lalu mencapai Rp15,15 triliun. Volume perdagangan tercatat sekitar 35,3 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2 juta kali.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 328 saham terkoreksi, 276 saham menguat, dan 188 saham lainnya stagnan pada penutupan pekan lalu.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Herditya Wicaksana, Ivan Rosanova, MNC Sekuritas, Binaartha Sekuritas, Prediksi IHSG, dan ihsg hari ini dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.