banner-sheroes-yoga
Pasar Modal

IHSG Ditutup Melemah 0,38% ke 6.436 pada Rabu Sore

IHSG turun 0,38% ke level 6.436 pada Rabu sore, dengan 439 saham terkoreksi dan sektor teknologi jadi penekan utama.

IHSG Ditutup Melemah 0,38% ke 6.436 pada Rabu Sore
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah ke level 6.436 pada perdagangan Rabu (16/9) sore. Indeks acuan bursa saham Indonesia ini terkoreksi 24,30 poin atau minus 0,38% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pelemahan ini terjadi di tengah nilai transaksi yang cukup ramai. Berdasarkan data RTI Infokom, total transaksi investor mencapai Rp12,24 triliun dengan volume 24,59 miliar saham yang berpindah tangan.

Dari sisi jumlah saham, mayoritas justru terkoreksi. Sebanyak 439 saham melemah, 201 saham menguat, dan 151 saham lainnya stagnan pada penutupan kali ini.

Koreksi IHSG banyak ditopang oleh pelemahan sektor teknologi. Sembilan dari 11 sektor indeks tercatat melemah, dengan sektor teknologi memimpin penurunan hingga minus 1,2%.

Di sisi lain, tidak semua sektor kompak merah. Dua sektor justru menguat, dipimpin sektor industri yang naik 1,19% pada perdagangan hari itu.

Situasi berbeda terlihat di bursa saham Asia. Mayoritas indeks di kawasan ini justru bergerak di zona hijau, berbanding terbalik dengan kondisi IHSG.

Indeks Hang Seng Composite di Hong Kong tercatat menguat 0,19%, sementara Shanghai Composite di China naik lebih tinggi yakni 0,71%. Nikkei 225 di Jepang juga menguat 0,69%, disusul Straits Times di Singapura yang naik 0,15%.

Penguatan serupa juga tampak di bursa Eropa. Indeks DAX di Jerman naik 0,04%, sedangkan FTSE 100 di Inggris menguat lebih signifikan yaitu 0,31%.

Kondisi berbeda justru terjadi di bursa Amerika Serikat, yang kompak melemah pada perdagangan yang sama. Indeks S&P500 turun 0,45%, NASDAQ Composite minus 0,78%, dan Dow Jones melemah 0,63%.

Pelemahan bursa Wall Street ini menjadi sinyal tekanan yang turut memengaruhi arah pergerakan pasar saham di Asia, termasuk Indonesia. IHSG sendiri masih mencatatkan penurunan meski sebagian besar bursa regional menguat pada hari yang sama.

Data RTI Infokom mencatat, komposisi sektor yang bergerak beragam ini menunjukkan tekanan tidak merata di seluruh lini pasar modal domestik. Sektor teknologi menjadi penekan utama, sementara sektor industri masih mampu bertahan di zona positif.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Penutupan IHSG Hari Ini dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.