Harga Pangan 13 Agustus 2026: Cabai Rawit Tembus Rp61.250/Kg, Telur Ayam Rp27.050
Data PIHPS Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah dan telur ayam ras naik, sementara harga beras dan minyak goreng relatif stabil di pasar eceran nasional.

Periskop.id - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp61.250 per kilogram. Telur ayam ras berada di angka Rp27.050 per kilogram.
Data tersebut dirilis di Jakarta, Kamis pukul 09.00 WIB, sebagai bagian dari pemantauan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Selain dua komoditas itu, PIHPS juga mencatat harga bawang merah di kisaran Rp40.700 per kilogram. Bawang putih tercatat sedikit lebih mahal, yakni Rp42.650 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga bervariasi menurut kualitas. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.850 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II sedikit lebih tinggi di Rp15.000 per kilogram.
Beras kualitas medium I tercatat Rp16.000 per kilogram dan kualitas medium II Rp16.050 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super I mencapai Rp18.000 per kilogram, namun beras kualitas super II justru lebih rendah di Rp16.700 per kilogram.
Harga aneka jenis cabai lain juga tercatat beragam. Cabai merah besar berada di Rp47.600 per kilogram, cabai merah keriting Rp46.850 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp57.900 per kilogram.
Komoditas protein hewani turut dipantau dalam data ini. Daging ayam ras segar tercatat Rp39.600 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas I dijual Rp151.750 per kilogram, sedikit lebih mahal dibanding daging sapi kualitas II yang berada di Rp145.950 per kilogram.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.600 per kilogram, sementara gula pasir lokal lebih murah di Rp18.500 per kilogram.
Harga minyak goreng juga bervariasi menurut jenis kemasan. Minyak goreng curah berada di Rp21.150 per liter.
Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp24.100 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II sedikit lebih murah di Rp23.300 per liter.
Data harga pangan strategis ini rutin dipantau PIHPS untuk memberi gambaran fluktuasi harga di pasar eceran nasional, sebagai acuan bagi masyarakat maupun pemangku kebijakan dalam memantau stabilitas kebutuhan pokok sehari-hari.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Bank Indonesia (BI), harga pangan, harga cabai, harga telur ayam, dan harga beras dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.