iklan periskop
Peristiwa

BGN Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Karo Ditanggung

BGN pastikan biaya perawatan korban keracunan program MBG di Karo, Sumut, sepenuhnya ditanggung lewat skema UHC pemerintah.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Kepala BGN Sudaryono
Kepala BGN Sudaryono dalam rapat koordinasi terbatas tentang refocusing penerima MBG di Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). dok. BGN.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh biaya perawatan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, ditanggung pemerintah. Kepala BGN Sudaryono menyebutkan penanggungan biaya itu berjalan lewat skema Universal Health Coverage (UHC).

Sudaryono menjelaskan, UHC yang dimaksud merupakan program jaminan kesehatan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, seluruh korban yang menjalani perawatan akibat insiden tersebut sudah masuk dalam cakupan skema ini.

Ia menambahkan, BGN tidak tinggal diam meski biaya perawatan sudah ditanggung lewat UHC. Lembaga tersebut menyiapkan opsi cadangan agar tidak ada korban yang harus menanggung sendiri ongkos pengobatan.

Sudaryono menegaskan, BGN siap mengambil alih pembiayaan apabila ditemukan komponen biaya yang tidak ter-cover oleh UHC Pemprov Sumut. Langkah ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab lembaga atas insiden yang terjadi dalam pelaksanaan program MBG.

Jaminan ganda ini, menurut Sudaryono, dimaksudkan agar proses pemulihan korban tidak terhambat urusan administrasi maupun biaya. Ia memastikan koordinasi antara BGN dan Pemprov Sumut terus berjalan demi memastikan seluruh kebutuhan medis korban terpenuhi.

Kepala BGN itu juga menyebutkan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi para korban keracunan di Karo. Pemantauan itu dilakukan bersamaan dengan proses penanganan medis yang tengah berjalan.

Program MBG sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, termasuk pelajar, secara gratis. Pelaksanaan program ini melibatkan banyak dapur produksi yang tersebar di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Karo.

Insiden keracunan yang menimpa penerima manfaat MBG di Karo menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan konsumen program yang menyasar kelompok rentan. BGN sebagai penyelenggara program pun bergerak cepat memastikan aspek penanganan medis bagi korban.

Sudaryono menekankan, kepastian pembiayaan perawatan menjadi prioritas utama BGN dalam merespons kasus ini. Ia berharap langkah tersebut bisa memberi rasa aman bagi korban maupun keluarga yang terdampak.

Dengan skema UHC dari Pemprov Sumut dan opsi cadangan dari BGN, seluruh biaya perawatan korban keracunan MBG di Karo dipastikan tidak akan membebani korban maupun keluarganya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Sudaryono, dan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.