periskop.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, untuk membawa klub tersebut meraih gelar juara.

Harapan ini dia sampaikan demi mengembalikan kejayaan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut di panggung sepak bola nasional.

Menurut Pramono kehadiran juru taktik asal Korea Selatan tersebut mampu membawa perubahan besar. Kata dia, performa Persija diharapkan segera meningkat di bawah kendali pelatih anyar mereka.

“Secara khusus, saya ingin mengapresiasi Mr. Shin Tae-yong. Mr. Shin Tae-yong, saya harap tahun depan, kota ini akan berulang tahun ke-500, tolong berikan kado spesial untuk kami,” kata Pramono dalam acara Jakarta Water Hero 2026 di Balai Kota, Jakarta, Jumat (26/6).

Mendengar permintaan tersebut, Shin Tae-yong yang duduk di kursi undangan merespons positif.

Sang pelatih tampak melempar senyuman dan langsung mengangguk sebagai tanda menyanggupi target dari sang Gubernur.

Sebelumnya, Pramono mengaku sempat merasa kecewa dengan performa tim kebanggaan ibu kota. 

al tersebut dipicu oleh puasa gelar yang dialami Persija Jakarta dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi itu bahkan diakui sempat memengaruhi suasana hatinya saat bertemu dengan perwakilan suporter. Ia menyebut kegagalan meraih trofi menjadi beban tersendiri bagi pihak manajemen dan pendukung.

"Saya kalau lihat Diky (Ketua Umum Jakmania), langsung mood saya hilang karena nggak juara-juara, Pak, Persija-nya," ujar Pramono.

Namun, kedatangan mantan pelatih Timnas Indonesia itu dinilai membawa angin segar. Pramono melihat ada optimisme baru yang tumbuh di kalangan pencinta sepak bola Jakarta.

Kehadiran sosok berkualitas di kursi kepelatihan diakui menjadi hiburan tersendiri baginya saat ini.

Pramono optimistis Persija bisa kembali menorehkan prestasi dalam beberapa tahun ke depan.

"Begitu sekarang sudah mendatangkan Shin Tae-yong, ada hiburan sedikit," tutur Pramono.

Momentum kebangkitan ini dirasa sangat pas dengan target jangka panjang kota dan klub. Berdasarkan lini masa, Jakarta akan merayakan hari jadi yang ke-500 pada tahun 2027 mendatang.

Sementara itu, Persija Jakarta sendiri juga akan menyentuh usia satu abad atau 100 tahun pada 2028.

Oleh sebab itu, trofi kemenangan di lapangan hijau diharapkan bisa datang lebih awal sebagai perayaan ganda bagi warga Jakarta.

"Jadi, kadonya lebih awal lah," ungkap Pramono.