periskop.id - Shin Tae Yong resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Persija Jakarta untuk musim 2026/2027, menjadikannya salah satu nama paling dikenal di sepak bola Indonesia kembali masuk radar liga domestik. Berikut profil lengkap STY, mulai dari perjalanan karier hingga deretan prestasi yang pernah ia torehkan.
Persija mengumumkan penunjukan pelatih asal Korea Selatan berusia 55 tahun itu secara resmi pada Senin (8/6). Ia dikabarkan menandatangani kontrak berdurasi dua musim dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan.
Ini bukan kali pertama STY bersinggungan dengan sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia menangani Timnas Indonesia sejak awal 2020 sampai dicopot pada Januari 2025, menjadikan Persija sebagai petualangan barunya di tanah air.
Perjalanan Karier Kepelatihan Shin Tae Yong
STY mengawali dunia kepelatihan pada 2005 sebagai asisten pelatih Brisbane Roar, klub asal Australia, setelah pensiun sebagai pesepak bola aktif pada tahun yang sama.
Kariernya di Korea Selatan dimulai ketika ia dipercaya sebagai pelatih sementara Seongnam Ilhwa pada Desember 2008, lalu ditetapkan sebagai pelatih definitif klub tersebut pada Februari 2010.
Dari Seongnam, STY merambah level internasional. Ia bergabung sebagai asisten pelatih sementara tim nasional Korea Selatan pada Januari 2014, dan tujuh bulan berselang diangkat menjadi pelatih tetap The Taegeuk Warriors mulai Agustus 2014.
Selama membesut Korea Selatan, STY juga merangkap menangani sejumlah kelompok umur, dari U-20 hingga U-23. Puncak kariernya bersama The Taegeuk Warriors terjadi di Piala Dunia 2018, di mana Korea berhasil mengalahkan Jerman 2-0 meski akhirnya tersingkir di fase grup.
Usai kontraknya dengan Korea berakhir, STY direkrut PSSI pada akhir 2019 untuk menakhodai Timnas Indonesia. Ini menjadi babak paling dikenal publik sepak bola tanah air terhadap sosok STY.
Prestasi STY Bersama Timnas Indonesia
Selama lima tahun memimpin Skuad Garuda, STY membawa sejumlah pencapaian bersejarah yang sebelumnya belum pernah diraih Indonesia.
Timnas senior berhasil tampil di Piala Asia 2023 lewat jalur kualifikasi, sekaligus untuk pertama kalinya menembus babak 16 besar turnamen bergengsi tersebut.
Di level kelompok umur, STY mengantar Timnas U-20 lolos ke Piala Asia U-20 2023. Sementara Timnas U-23 di bawah arahannya berhasil menembus semifinal Piala Asia U-23 2024, juga untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Dari sisi peringkat FIFA, Indonesia melesat dari posisi ke-173 menjadi ke-137 selama era STY. Selain itu, Tim Merah Putih juga berhasil melangkah ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
STY dicopot dari jabatan pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025. Setelah itu, ia sempat menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) pada April 2025, dilanjutkan sebagai Direktur Sepak Bola Seongnam FC. Pada Agustus 2025, STY ditunjuk melatih Ulsan HD menggantikan Kim Pan Gon, namun hanya bertahan sekitar dua bulan sebelum akhirnya berlabuh ke Persija.
Trofi yang Pernah Diraih Shin Tae Yong
Meski kariernya sering berpindah-pindah, STY bukan pelatih tanpa gelar. Bersama Seongnam Ilhwa, ia memenangi Piala Korea pada musim 2010/2011 sekaligus Liga Champions Asia.
Pencapaian berikutnya datang di level internasional, ketika STY membawa Korea Selatan menjuarai Piala Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF) edisi 2016/2017.
Dengan rekam jejak yang mencakup pengalaman melatih di tiga negara berbeda, Persija Jakarta kini menjadi tantangan baru bagi STY di Liga 1 Indonesia musim 2026/2027.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar