PT Chandra Asri Pacific Tbk adalah perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode TPIA. Perusahaan milik grup Barito ini memproduksi bahan baku plastik dan kimia dasar, serta memperluas bisnis ke infrastruktur dan energi.
Pemberitaan Chandra Asri mencakup ekspansi pabrik dan proyek petrokimia baru, akuisisi aset energi, kinerja keuangan dan pergerakan saham TPIA yang berbobot besar di indeks, pasokan bahan baku industri dalam negeri, serta pengembangan kawasan industri terintegrasi.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang Chandra Asri Pacific, dari kinerja keuangan dan saham TPIA hingga ekspansi bisnis petrokimia dan energi. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
Chandra Asri (TPIA) Cetak Laba Bersih US$205 Juta pada Kuartal I 2026, Ini Penopangnya
Chandra Asri mencetak laba bersih USD 205 juta di Kuartal I 2026, tertinggi sepanjang sejarah, didorong strategi margin, efisiensi operasional, dan integrasi bisnis yang kuat.
Baca selengkapnya →
Prajogo Pangestu Kian Kokoh di Puncak Orang Terkaya RI, Ini Kinerja Saham Grupnya
Prajogo Pangestu kian kokoh di puncak orang terkaya Indonesia. Cek kinerja saham Grup Barito.
Baca selengkapnya →
Selat Hormuz Memanas, Chandra Asri (TPIA) Kirim Pemberitahuan Force Majeure ke Pelanggan
Chandra Asri klarifikasi force majeure sebagai langkah preventif, operasional tetap berjalan normal, sambil memantau dinamika global dan menjaga kestabilan pasokan bagi pelanggan.
Baca selengkapnya →
Danantara dan INA Suntik Rp3,37 Miliar ke Proyek CA-EDC Chandra Asri
Danantara & INA investasi Rp3,37 T di proyek CA-EDC Chandra Asri untuk produksi Caustic Soda & EDC, dukung hilirisasi & ekspor 2027.
Baca selengkapnya →
Chandra Asri (TPIA) Terbitkan Obligasi Rp2,25 Triliun, Ini Rencana Penggunaannya
TPIA akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 senilai Rp2,25 triliun untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku.
Baca selengkapnya →
