OpenAI Luncurkan ChatGPT for Teens untuk Pengguna Remaja
OpenAI merilis versi ChatGPT khusus remaja dengan penyaringan konten otomatis, pengingat istirahat, dan notifikasi ke orang tua saat interaksi berisiko tinggi terdeteksi.

Periskop.id - OpenAI resmi memperkenalkan ChatGPT for Teens, versi khusus untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun. Layanan ini dirancang agar remaja bisa memakai kecerdasan buatan secara lebih aman sekaligus mendukung proses belajar.
Sistem bakal otomatis aktif bagi pengguna yang terdeteksi remaja lewat fitur prediksi usia ChatGPT. Perlindungan sesuai usia ini berjalan secara default, sehingga risiko paparan konten yang tidak sesuai tahap perkembangan mereka bisa ditekan sejak awal.
Fondasi keamanan ChatGPT for Teens mengacu pada Under-18 Principles dalam Model Spec milik OpenAI. Aturan tersebut disusun dengan melibatkan ahli dan mengacu pada ilmu perkembangan anak, agar interaksi dengan AI tetap sehat dan edukatif.
Dikutip Kamis (20/8), selain soal konten, OpenAI turut memperhatikan kesehatan mental dan keseimbangan waktu layar penggunanya. Fitur "Jam Tenang" serta pengingat istirahat yang lebih sering ditambahkan untuk mendorong remaja tetap terhubung dengan kehidupan nyata dan orang-orang tepercaya di sekitarnya.
ChatGPT for Teens tidak cuma berfungsi sebagai alat tanya jawab. Ada fitur Learning Visualizations yang menjelaskan konsep-konsep rumit lewat visual interaktif, sehingga materi pelajaran lebih gampang dipahami siswa.
Fitur Mode Belajar juga dilengkapi kuis dan "Jam Belajar" untuk membangun kebiasaan belajar yang lebih terarah. Kombinasi ini menyasar kebutuhan akademik remaja tanpa mengorbankan aspek keamanan.
Di sisi pengawasan, OpenAI memperkuat fitur untuk orang tua lewat akun yang saling terhubung. Orang tua bisa menerima notifikasi kalau sistem mendeteksi interaksi anak yang masuk kategori berisiko tinggi.
OpenAI berencana menambah peringatan khusus terkait indikasi gangguan makan dalam waktu dekat. Fitur ini disiapkan agar orang tua bisa memberikan bantuan medis atau psikologis lebih cepat kalau memang diperlukan.
Ringkasan fitur ChatGPT for Teens mencakup empat kategori utama. Keamanan bawaan berupa prediksi usia otomatis dan penyaringan konten berbahaya, kesehatan digital lewat pengingat istirahat dan Jam Tenang, mode belajar dengan kuis dan visualisasi interaktif, serta pengawasan orang tua lewat notifikasi risiko tinggi.
Fitur notifikasi indikasi gangguan makan sendiri masih berstatus segera hadir dan belum aktif penuh. OpenAI menempatkannya sebagai pelengkap dari sistem pengawasan yang sudah lebih dulu berjalan.
Lewat peluncuran ChatGPT for Teens, OpenAI berharap teknologi AI bisa menjadi mitra kreatif dan edukatif bagi generasi muda. Perusahaan tetap menekankan standar keamanan dan tanggung jawab penggunaan teknologi digital sebagai prioritas utama layanan ini.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai OpenAI dengan mengeklik tautan.


Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.