Periskop.id - OpenAI dikabarkan tengah menyiapkan speaker pintar portabel tanpa layar sebagai langkah awal memasuki pasar perangkat konsumen. Berdasarkan laporan Bloomberg, Rabu (15/7), perangkat tersebut dirancang menjadi jenis baru komputer rumah di era kecerdasan buatan.

Rencana ini diketahui dari sumber-sumber yang memahami proyek tersebut. Mereka enggan disebutkan namanya karena proyek ini belum diumumkan secara resmi oleh OpenAI.

Produk yang masih dalam tahap pengembangan itu disebut akan berfungsi sebagai pendamping AI mirip manusia yang hadir di rumah pengguna. Sumber tersebut menjelaskan, konsep perangkat ini berbeda dari asisten suara konvensional karena dirancang lebih personal.

Speaker ini nantinya bisa mengendalikan peralatan rumah pintar, memutar media, hingga menjawab berbagai pertanyaan penggunanya. Fitur lain yang disematkan meliputi kemampuan menanggapi pesan secara otomatis.

Seluruh kemampuan tersebut memanfaatkan teknologi ChatGPT milik OpenAI. Sumber-sumber itu menyebutkan, integrasi dengan ChatGPT menjadi fondasi utama dari fungsi perangkat.

Langkah ini menandai babak baru bagi OpenAI yang selama ini dikenal sebagai pengembang model AI, bukan produsen perangkat keras. Perusahaan tersebut kini mulai merambah ke lini produk konsumen fisik.

Ekspansi ke perangkat keras ini muncul di tengah persiapan OpenAI untuk melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Proses IPO tersebut dikabarkan bakal berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.

Belum ada kepastian soal jadwal peluncuran resmi maupun harga jual speaker tersebut. Sumber yang dikutip Bloomberg juga belum merinci spesifikasi teknis lengkap perangkat ini.

Rencana perangkat berlayar seperti ponsel atau wearable berbasis AI juga disebut sedang digodok OpenAI, namun speaker tanpa layar ini disiapkan lebih dulu sebagai produk konsumen pertama. Strategi bertahap ini mengindikasikan OpenAI ingin menguji pasar perangkat rumah tangga sebelum masuk ke kategori perangkat seluler yang lebih kompetitif.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh jurnalis Mark Gurman melalui Bloomberg News, yang dikenal aktif mengikuti perkembangan industri teknologi konsumen. Belum ada tanggapan resmi dari pihak OpenAI terkait laporan tersebut.