Waspada Malware GTA 6 Palsu Jelang Trailer Extended Look
Bocoran gameplay dan peta GTA 6 dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan malware lewat situs bajakan palsu.

Periskop.id - Bocoran gameplay dan peta yang diduga berasal dari GTA 6 beredar luas belakangan ini. Momen itu justru dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan malware lewat versi bajakan game tersebut.
Sejumlah situs bajakan dipenuhi tautan yang mengarahkan pengguna untuk mengunduh game itu. Gamer diimbau tidak menekan tautan tersebut apa pun alasannya, sebab yang tersebar bukan file game melainkan program berbahaya.
Dilansir IGN, Jumat (21/8), unduhan yang beredar di situs-situs bajakan itu merupakan malware yang dapat membahayakan komputer korban begitu tautan diklik. Ahli dari NordVPN mencatat, unduhan berbahaya semacam ini sudah beredar sepanjang tahun.
Jumlahnya melonjak setelah pembocor bernama Cyberleek mulai membagikan rekaman gameplay yang disinyalir berasal dari GTA 6, menurut catatan NordVPN.
"Setiap kali GTA 6 menjadi berita utama, cuplikan yang bocor menyebar melalui unggahan ulang, tautan Discord, dan situs mirror tidak resmi, yang merupakan lingkungan tempat unduhan 'bocoran' palsu dan halaman pengumpulan kredensial berkembang," kata CTO NordVPN Marijus Briedis.
Cuplikan gameplay dan map yang diduga dari GTA 6 mulai tersebar secara online pada 18 Agustus 2026. Kebocoran itu terjadi sembilan hari sebelum Rockstar dijadwalkan menayangkan GTA 6: Extended Look di Netflix.
Dalam cuplikan tersebut, karakter Jason terlihat mengendarai mobil sebelum akhirnya berkelahi dengan NPC. Perkelahian dipicu Jason yang menabrak mobil lain setelah nekat melawan arah di jalan raya.
Pengemudi yang tertabrak keluar dari mobilnya dan melampiaskan amarah ke Jason. Keduanya lantas terlibat perkelahian jarak dekat, dengan Jason berhasil menjatuhkan lawannya lewat kombinasi tendangan dan pukulan.
Bocoran lain yang beredar berkaitan dengan peta GTA 6. Berdasarkan cuplikan tersebut, sebagian besar peta tampak bergunung dan berhutan, sementara Vice City terlihat berada di pojok kanan bawah.
Meski begitu, tak sedikit gamer meragukan keaslian cuplikan ini sebagai materi resmi untuk acara Netflix akhir Agustus mendatang. Situasi ini tetap merugikan Rockstar, yang kemungkinan berharap bisa mencapai hari penayangan tanpa kebocoran tambahan.
"Penggemar yang mencari bocoran atau klip yang dihapus mungkin mendarat di situs yang tidak dikenal, dan pada saat itu mereka mempercayai apa yang mereka temukan. Itulah celah yang dieksploitasi oleh penyerang," tambah Briedis.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Rockstar Games dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.