Periskop.id - Sejumlah peritel gim memperingatkan potensi kelangkaan konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA VI) pada November 2026. Lonjakan permintaan diprediksi melampaui ketersediaan stok, di tengah krisis komponen yang masih berlangsung.

GTA VI dijadwalkan meluncur secara eksklusif di PS5 dan Xbox Series X/S. Pemain yang belum memiliki konsol generasi terbaru tersebut wajib membelinya terlebih dahulu jika ingin memainkan gim besutan Rockstar Games itu.

"Kami telah diberi tahu bahwa karena masalah ketersediaan komponen perangkat keras yang masih berlangsung, kami tidak akan mendapatkan jumlah unit yang diinginkan menjelang peluncuran GTA," kata seorang sumber dari peritel gim besar dalam laporan IGN dan The Game Business, Jumat (26/6).

Sumber tersebut tidak mau disebutkan namanya. Keterbatasan pasokan komponen disebut turut menekan kapasitas produksi sekaligus mendongkrak harga konsol.

Permintaan konsumen diprediksi melampaui stok yang tersedia selama periode akhir tahun, yang bertepatan dengan musim belanja terbesar. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran maraknya aksi para scalper yang memborong konsol lalu menjualnya kembali jauh di atas harga resmi.

Baik Sony maupun Microsoft telah menaikkan harga konsol masing-masing tahun ini. Microsoft dijadwalkan memberlakukan kenaikan harga terbaru mulai 1 Agustus 2026.

Xbox Series S 512GB naik dari US$399 (sekitar Rp7,1 juta) menjadi US$499 (sekitar Rp8,9 juta). Varian 1TB-nya terkerek dari US$449 menjadi US$599 (sekitar Rp10,7 juta).

Untuk lini Xbox Series X, model Digital 1TB melonjak dari US$599 ke US$750 (sekitar Rp13,4 juta). Varian disc 1TB naik dari US$649 menjadi US$800 (sekitar Rp14,3 juta).

Di kubu Sony, PS5 versi standar dibanderol US$649,99 (sekitar Rp11,6 juta), sedangkan Digital Edition dijual US$599,99 (sekitar Rp10,7 juta). PS5 Pro dipasarkan di angka US$899,99 atau sekitar Rp16 juta.

Sony diprediksi bakal kembali melakukan penyesuaian harga PS5 sebelum penghujung 2026. Namun, perusahaan asal Jepang itu belum mengumumkan rencana resmi terkait hal tersebut.