Teknologi

Redmi Note 17 Pro Meluncur Global, Baterai Naik 27% Jadi 8.340 mAh

Redmi Note 17 Pro resmi meluncur global dengan baterai 8.340 mAh, Snapdragon 6s Gen 4, kamera 50 MP OIS, layar OLED 120Hz dan harga mulai US$399

3 hari yang lalu · 5 mnt baca
Redmi Note 17 Pro Meluncur Global, Baterai Naik 27% Jadi 8.340 mAh
Tampilan Redmi Note 17 Pro. dok. Xiaomi.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Xiaomi resmi memperkenalkan Redmi Note 17 Pro 5G ke pasar global dengan peningkatan paling mencolok pada sektor daya. Ponsel kelas menengah terbaru itu membawa baterai silikon-karbon berkapasitas 8.340 mAh, sekitar 27% lebih besar dibandingkan Redmi Note 15 Pro 5G yang menggunakan baterai 6.580 mAh.

Redmi Note 17 Pro menjadi bagian dari keluarga Redmi Note 17 Series yang diperkenalkan secara global pada Kamis (27/8/2026). Xiaomi membawa empat model dalam generasi terbaru tersebut, termasuk Redmi Note 17 Pro Max 5G yang untuk pertama kalinya menggunakan nama "Pro Max" di lini Redmi Note.

Xiaomi mengklaim Redmi Note 17 Pro mampu digunakan untuk memutar video hingga 28 jam dalam sekali pengisian daya. Baterainya mendukung pengisian cepat 67W serta reverse charging hingga 22,5W sehingga perangkat juga dapat mengisi daya gawai lain.

Sebagai pembanding, Redmi Note 15 Pro 5G memiliki baterai 6.580 mAh dengan pengisian cepat 45W. Artinya, selain kapasitas naik sekitar 27%, daya pengisian maksimum generasi baru meningkat hampir 49%.

Kamera Utama Justru Turun dari 200 MP ke 50 MP

Meski membawa baterai jauh lebih besar, tidak semua spesifikasi Redmi Note 17 Pro menjadi peningkatan di atas kertas. Xiaomi membekali perangkat ini dengan kamera utama 50 MP yang dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS) serta kamera ultrawide 8 MP. Kamera depan menggunakan sensor 16 MP.

Resolusi kamera utama tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Redmi Note 15 Pro 5G yang menggunakan kamera utama 200 MP dengan OIS, ditambah kamera ultrawide 8 MP.

Namun, jumlah megapiksel bukan satu-satunya penentu kualitas foto. Ukuran sensor, lensa, pemrosesan gambar, HDR, dan algoritma fotografi juga memengaruhi hasil akhir sehingga penurunan angka 200 MP menjadi 50 MP belum otomatis berarti kualitas fotonya empat kali lebih buruk.

Android Authority turut menyoroti perubahan serupa pada Redmi Note 17 Pro Max. Media teknologi tersebut menilai pengurangan resolusi kamera dari generasi sebelumnya merupakan salah satu perubahan yang menarik untuk diuji lebih lanjut dalam penggunaan nyata.

Snapdragon 6s Gen 4 dan Layar OLED 120Hz

Pada sektor performa, Redmi Note 17 Pro menggunakan Snapdragon 6s Gen 4. Chip tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR4X 6 GB, 8 GB, atau 12 GB dan penyimpanan internal mulai 128 GB hingga 512 GB.

Varian 128 GB menggunakan penyimpanan UFS 2.2, sedangkan kapasitas lebih tinggi memakai UFS 3.1. Layar menggunakan panel OLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel atau sekitar 1,5K dan refresh rate 120Hz. 

Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.500 nit, sementara bagian depan dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2. Secara dimensi, perangkat memiliki ketebalan sekitar 7,9 mm dengan bobot 183,7 gram. 

Dengan kapasitas baterai lebih dari 8.000 mAh, kombinasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena baterai berukuran besar tidak membuat bodinya menjadi terlalu tebal.

Soal IP69K, Spesifikasi Bisa Berbeda Tiap Negara

Ada satu detail yang perlu diperhatikan mengenai perlindungan air dan debu.

Laporan Gizmochina menyebut Redmi Note 17 Pro memiliki IP66 dan IP68, sedangkan IP69K hanya tersedia pada model Pro Max.

Namun, dalam siaran resmi peluncuran global terbaru, Xiaomi menyatakan dua model Pro memiliki sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K, bersama struktur Redmi Titan dan pengujian ketahanan air. Xiaomi sekaligus memberi catatan bahwa kapasitas baterai, sertifikasi ketahanan, dan fitur lain dapat berbeda menurut pasar maupun kanal penjualan.

Karena itu, spesifikasi yang berlaku untuk Indonesia nantinya perlu mengacu pada pengumuman Xiaomi Indonesia apabila perangkat tersebut resmi dipasarkan di Tanah Air.

Xiaomi juga menyebut model Pro memperoleh sertifikasi TÜV SÜD terkait ketahanan baterai, jatuh, dan air, sedangkan Gorilla Glass Victus 2 digunakan untuk meningkatkan perlindungan layar.

Xiaomi Usung Konsep Ponsel yang Bisa Dipakai Bertahun-tahun

Peluncuran Note 17 Series tidak hanya menonjolkan kapasitas baterai. Xiaomi membawa kampanye "Built for Years"dengan fokus pada masa penggunaan perangkat yang lebih panjang.

Perusahaan menyebut seri tersebut dirancang dengan dukungan yang mencakup kesehatan baterai, pembaruan keamanan, serta kestabilan sistem hingga enam tahun, meski detail dukungan dapat berbeda pada setiap model dan negara.

 Seri Redmi Note secara konsisten menjadikan produk premium lebih mudah dijangkau serta menghadirkan kualitas premium pada setiap produk yang kami buat," kata Marketing Director Redmi di Xiaomi International Anne Wang.

Menurut Xiaomi, lini Redmi Note kini telah mencatat pengiriman lebih dari 500 juta unit di lebih dari 100 pasar selama sekitar 12 tahun keberadaannya. Redmi Note 17 Pro menjalankan HyperOS 3 sejak awal dan dilaporkan memperoleh pembaruan keamanan selama enam tahun. Perangkat juga dibekali speaker stereo Dolby Atmos dan tidak lagi menyediakan konektor audio 3,5 mm.

Pro Max Punya Baterai hingga 10.000 mAh

Di atas Redmi Note 17 Pro terdapat Redmi Note 17 Pro Max 5G yang membawa baterai lebih ekstrem. Untuk sejumlah pasar global, kapasitasnya mencapai 10.000 mAh dengan pengisian 100W, dan Xiaomi mengklaim dapat digunakan hingga tiga hari. 

Di beberapa pasar, termasuk Eropa, kapasitas model tersebut berbeda dan tercatat 9.210 mAh. Xiaomi mengklaim baterai model Pro Max mampu mempertahankan lebih dari 80% kapasitas setelah 1.600 siklus pengisian.

Android Authority menyebut kehadiran baterai sebesar itu pada perangkat yang dijual luas secara global menjadi hal yang menonjol, mengingat ponsel dengan kapasitas mendekati 10.000 mAh selama ini lebih sering memiliki distribusi terbatas.

Harga Mulai US$399, Indonesia Belum Diumumkan

Redmi Note 17 Pro dibanderol mulai sekitar US$399-US$400 untuk konfigurasi awal, sementara Redmi Note 17 Pro Max mulai US$499 di sejumlah pasar. Harga tersebut bukan harga resmi Indonesia. 

Xiaomi menegaskan harga, konfigurasi, fitur, dan jadwal penjualan berbeda antarnegara. Hingga pengumuman global dilakukan, perusahaan belum memberikan harga maupun tanggal penjualan Redmi Note 17 Pro secara khusus untuk Indonesia.

Dibandingkan pendahulunya, Redmi Note 17 Pro menawarkan perubahan arah yang cukup jelas. Xiaomi mengorbankan angka kamera utama 200 MP menjadi 50 MP, tetapi membalasnya dengan baterai 8.340 mAh, pengisian lebih cepat, chipset baru, serta fokus lebih besar pada durabilitas dan masa penggunaan perangkat.

Dengan kapasitas baterai yang meningkat hampir 27%, pertanyaan berikutnya adalah apakah keunggulan daya tersebut cukup menarik untuk mengimbangi perubahan kamera dan performa ketika perangkat nantinya masuk ke lebih banyak pasar, termasuk kemungkinan Indonesia.

 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai xiaomi, Xiaomi 17 Pro, dan Smartphone dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.