iklan periskop
Artikel

Cara Daftar Sekolah Kedinasan BMKG STMKG 2026

Pendaftaran taruna baru STMKG 2026 sudah dibuka. Calon peserta wajib isi data lewat dua portal resmi biar tidak gagal terdata.

1 hari yang lalu · 2 mnt baca
Cara Daftar Sekolah Kedinasan BMKG STMKG 2026
Taruna baru Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG). Dok. BMKG
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Pendaftaran taruna baru Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) 2026 resmi dibuka untuk calon peserta di seluruh Indonesia. Sebelum mulai, calon pendaftar wajib paham alur administrasinya karena ada dua portal resmi yang harus diisi bersamaan.

Sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ini menegaskan bahwa proses administrasi harus diselesaikan secara teliti. Kalau ada berkas yang kurang atau salah satu portal belum tuntas diisi, peserta berisiko gagal terdata dalam sistem seleksi.

Kenapa Harus Daftar di 2 Portal Resmi?

Instansi penyelenggara mewajibkan calon peserta memakai dua sistem pendaftaran resmi secara bersamaan, bukan salah satu saja. Tujuannya untuk memvalidasi data diri sekaligus memastikan keterikatan data keuangan pendaftaran.

Kalau salah satu portal tidak diselesaikan, data pendaftar bisa tidak sinkron. Akibatnya, peserta bisa dianggap tidak terdaftar meski sudah mengisi formulir di portal lain.

Cara Daftar di Portal SPTB STMKG

Tahap awal pendaftaran dimulai dengan membuat akun dan menuntaskan administrasi di sistem resmi milik institusi, yaitu portal Sistem Penerimaan Taruna Baru (SPTB) STMKG.

Di portal ini, calon peserta memilih formasi dan program studi yang dituju. Pastikan pilihan program studi sesuai dengan formasi yang sudah dipilih sebelumnya karena keduanya saling terkait dalam proses verifikasi data.

Selain pilihan formasi, calon pendaftar juga perlu mengisi data instansi asal sekolah. Data ini harus sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki peserta.

Tips Agar Verifikasi Data Lancar

Kesalahan input identitas pribadi jadi salah satu penyebab utama proses verifikasi tersendat. Karena itu, cek ulang kesesuaian data dengan dokumen kependudukan sebelum submit.

Keselarasan antara formasi, program studi, dan instansi asal sekolah juga jadi kunci supaya proses verifikasi tidak terhambat. Semakin akurat data yang diinput, semakin kecil risiko pendaftaran ditolak sistem.

Pastikan juga kedua portal resmi pendaftaran sudah terisi lengkap sebelum batas waktu berakhir. Jangan sampai baru menyelesaikan satu portal saja karena berisiko dianggap tidak lolos tahap administrasi.

Dengan memahami alur ini, calon taruna STMKG 2026 bisa menghindari kesalahan teknis yang sering terjadi di tahap awal pendaftaran. Cek kembali seluruh data sebelum melanjutkan ke proses seleksi berikutnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.