iklan periskop
Bisnis

Skema Insentif Motor Listrik Sedang Dimatangkan Pemerintah

Pemerintah mematangkan skema insentif satu juta motor listrik buatan lokal untuk mempercepat transisi mobilitas bersih di Indonesia.

5 hari yang lalu · 2 mnt baca
Sepeda motor listrik Polytron FOX 350
Ilustrasi. Sepeda motor listrik Polytron FOX 350. dok. Polytron
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengonfirmasi pemerintah tengah mematangkan skema insentif untuk motor listrik.

Langkah strategis itu diambil guna mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk program insentif tersebut sebenarnya sudah disiapkan oleh pemerintah.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah memberikan persetujuan resmi terkait peluncuran skema bantuan tersebut.

"Skemanya sedang dimatangkan, tapi kan tadi Pak Presiden sudah menyetujui. Anggarannya sebetulnya sudah ada," ujar Airlangga ketika dijumpai setelah Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Jumat (14/8).

Ia menekankan bahwa penyaluran insentif nantinya bakal diselaraskan langsung dengan kesiapan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.

Penilaian utama dari kelayakan produk penerima bantuan tersebut akan ditinjau terlebih dahulu dari kesiapan komponen baterainya.

Menurutnya, sejumlah merek kendaraan buatan anak bangsa sudah masuk ke dalam radar penerima insentif tersebut.

Beberapa produk lokal yang dinilai siap menyokong ekosistem ini antara lain adalah merek Alva dan Gesits.

Dukungan pemerintah ini disebut menjadi angin segar bagi industri otomotif ramah lingkungan di tanah air. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mulai beralih menggunakan kendaraan bebas emisi secara masif.

Sebelumnya, pengumuman insentif ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Jumat (14/8).

Dalam pidato tersebut, pemerintah berkomitmen memberikan insentif khusus bagi satu juta unit motor listrik produksi dalam negeri. Langkah ini diprioritaskan bagi perusahaan nasional agar mampu bersaing di pasar domestik.

Dukungan terhadap produsen lokal juga ditunjukkan saat Presiden Prabowo meresmikan fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8).

Dalam agenda tersebut, keberanian pelaku usaha swasta domestik dipuji oleh Presiden karena berani mengambil risiko industri. Keberadaan merek lokal dianggap vital di tengah gempuran produk motor listrik asal China, Jepang, maupun Korea Selatan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Airlangga Hartarto, dan motor listrik dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.