Kredit Investasi RI Tumbuh 25% Year on Year
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ungkap kredit investasi RI tumbuh 25% year on year, dana pihak ketiga naik 10,21%, dan UMKM mulai pulih.

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap pertumbuhan signifikan sektor keuangan Indonesia, khususnya pada kredit investasi. Pengungkapan ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027.
Airlangga merinci data pertumbuhan dana pihak ketiga dan penyaluran kredit perbankan secara umum. Ia menyoroti secara khusus lonjakan kredit investasi yang jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit secara keseluruhan.
"Dari sektor keuangan, dana pihak ketiga tumbuh 10,21 persen. Kredit tumbuh 12,67 persen year on year dan kredit investasi ini tumbuh 24,9 atau 25 persen," kata Airlangga dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia menambahkan perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Airlangga menyebut angka pertumbuhan bulanan UMKM sebagai indikator positif bagi ekonomi kerakyatan.
"Sementara UMKM pulih ke angka 1 persen per bulan," ujar Airlangga.
Ia melengkapi pemaparannya dengan data ketahanan ekonomi eksternal Indonesia yang dinilainya masih aman. Airlangga merinci besaran cadangan devisa yang dimiliki Indonesia saat ini.
"Kalau kita lihat juga bantalan eksternal aman, proyeksi internasional terjaga, cadangan devisa setara dengan 5,5 bulan impor atau 145,3 miliar," tegas Airlangga.
Data sektor keuangan ini disampaikan Airlangga sebagai bagian dari pemaparan kondisi perekonomian nasional terkini. Konferensi pers ini digelar usai penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan DPR RI.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Airlangga Hartarto, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Kredit Investasi (KI), RAPBN 2027, Nota Keuangan, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.