iklan periskop
Industri

Penjualan Kendaraan Listrik-Hybrid Naik Lebih dari 40%

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ungkap penjualan otomotif RI naik 33,3%, dengan kendaraan elektrik dan hybrid melesat lebih dari 40% year on year.

6 jam yang lalu · 2 mnt baca
mobil listrik
Ilustrasi - Mobil Listrik. Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap pertumbuhan signifikan di sektor otomotif, khususnya kendaraan elektrik dan hybrid. Pengungkapan ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027.

Airlangga merinci data penjualan otomotif nasional yang menunjukkan tren pertumbuhan positif dibanding periode yang sama tahun lalu. Ia menyoroti secara khusus lonjakan penjualan kendaraan elektrik dan hybrid yang jauh lebih tinggi dari rata-rata sektor.

"Kalau kita lihat juga dari sektor riil seperti otomotif naik 33,3 persen secara year on year. Dan khusus untuk kendaraan elektrik atau kendaraan hybrid itu naiknya lebih dari 40 persen," kata Airlangga dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8).

Ia menambahkan indikator sektor riil lain yang turut menunjukkan pertumbuhan positif, mencakup konsumsi listrik dan penjualan semen. Airlangga menyebut kedua indikator tersebut sebagai representasi aktivitas ekonomi yang terus bergerak.

"Dan kenaikan ekonomi juga kita bisa lihat dari kegiatan yang mengkonsumsi listrik itu juga naik 10,8 persen. Dan penjualan semen 13,5 persen secara year on year," ujar Airlangga.

Ia melanjutkan dengan memaparkan kinerja sektor keuangan nasional yang turut menunjukkan tren pertumbuhan solid. Airlangga merinci pertumbuhan dana pihak ketiga, kredit, kredit investasi, hingga pemulihan sektor UMKM.

"Dari sektor keuangan, dana pihak ketiga tumbuh 10,21 persen. Kredit tumbuh 12,67 persen year on year dan kredit investasi ini tumbuh 24,9 atau 25 persen. Sementara UMKM pulih ke angka 1 persen per bulan," tegas Airlangga.

Data sektor riil dan keuangan ini disampaikan Airlangga sebagai bagian dari pemaparan kondisi perekonomian nasional terkini. Konferensi pers ini digelar usai penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan DPR RI.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Airlangga Hartarto, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), penjualan mobil listrik, RAPBN 2027, Nota Keuangan, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.