Airlangga: Rasio Gini Turun ke 0,368, Pengangguran 4,65%
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ungkap rasio gini RI turun ke 0,368 dan pengangguran 4,65% di Mei 2026, dengan indeks keyakinan konsumen tetap positif.

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap sejumlah data ekonomi terbaru Indonesia, termasuk rasio gini dan tingkat pengangguran terbuka. Pengungkapan ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027.
Airlangga merinci perkembangan rasio gini sebagai indikator ketimpangan ekonomi nasional. Ia menyebut angka tersebut membaik dibanding periode sebelumnya, diikuti data tingkat pengangguran terbuka terbaru.
"Rasio gini turun ke 0,368 di bulan Maret dan diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka itu sebesar 4,65 persen di bulan Mei," kata Airlangga dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia menambahkan indikator kepercayaan konsumen dan aktivitas manufaktur yang turut menunjukkan tren positif. Airlangga merinci angka indeks keyakinan konsumen serta Purchasing Managers Index manufaktur Indonesia.
"Kalau kita lihat dari segi konsumen, konsumen juga masih positif. Indeks keyakinan konsumen 116,8. PMI manufaktur juga masuk ke jalur positif yaitu 50,2," ujar Airlangga.
Data ini disampaikan Airlangga sebagai bagian dari pemaparan kondisi perekonomian nasional terkini, sebelum menjelaskan lebih lanjut soal target dan proyeksi RAPBN 2027. Konferensi pers ini digelar usai penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan DPR RI.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Airlangga Hartarto, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), rasio gini, RAPBN 2027, Nota Keuangan, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.





Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.