iklan periskop
Ekonomi

Di Momen Lebaran, Purbaya Sampaikan Data Ekonomi Terkini dan Doakan Masyarakat Bisa Kaya Bersama

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengucapkan selamat Idulfitri sekaligus mendoakan kesuksesan masyarakat. Ia juga meyakini ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpas...

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa selepas Shalat Id di kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Foto oleh Periskop/Rheza
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus mendoakan masyarakat Indonesia menjadi lebih sukses dan kaya. Ia juga membawa kabar positif mengenai resiliensi perekonomian nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

​Momen penyampaian pesan ini berlangsung usai pelaksanaan salat Id berjemaah di masjid Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Pusat pada Sabtu (21/3). "Selamat hari raya Idulfitri mohon maaf lahir batin semoga ke depan semuanya makin sukses, makin senang, makin kaya, makin bahagia," ujarnya.

​Purbaya tidak sekadar memberikan ucapan perayaan hari besar keagamaan. Bendahara negara ini turut menyisipkan pesan optimistis terkait kondisi makroekonomi domestik.

​Ia menilai fondasi perekonomian Indonesia saat ini masih menunjukkan performa sangat tangguh. Fundamental pasar dalam negeri terbukti mampu menahan berbagai tekanan eksternal.

​Kondisi perekonomian dunia sekarang memang penuh dengan bayang-bayang ketidakpastian. Banyak negara sedang berjuang menghadapi tantangan perlambatan laju pertumbuhan.

​Namun, Indonesia justru sukses menampilkan tren kinerja ekonomi yang positif. Purbaya sangat yakin roda perekonomian nasional masih memiliki ruang untuk terus melesat.

​Ia bahkan berani memproyeksikan angka pertumbuhan mampu menembus level 5,7%. Pencapaian ini tentu menjadi sinyal menenangkan bagi iklim investasi dan dunia usaha.

​Proyeksi tersebut bersumber dari kalkulasi data-data indikator ekonomi terkini. "Kalau angka-angka terakhir sih pertumbuhan kami bisa 5,6% sampai 5,7% kalau pertimbangan kasarnya," katanya.

​Angka perkiraan ini tergolong sebagai sebuah prestasi ekonomi yang impresif. Pemerintah terus berupaya keras menjaga stabilitas laju permintaan dalam negeri demi mengamankan target pencapaian.

​Ketangguhan daya beli masyarakat menjadi tameng utama negara dalam menghadapi guncangan dari luar. "Itu sudah lumayan bagus lah di tengah keadaan global seperti sekarang," tuturnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.