iklan periskop
Emas

Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Dua Pekan di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS

Harga emas naik ke level tertinggi dalam hampir dua pekan setelah data ekonomi AS memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember, menekan dolar dan mendorong mi...

8 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Dua Pekan di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS
Ilustrasi cadangan emas batang. Foto/Ilustrasi: Envato
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Harga emas naik ke level tertinggi dalam hampir dua pekan pada Rabu, setelah rilis data ekonomi terbaru Amerika Serikat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada Desember, sekaligus menekan nilai dolar.

Melansir Reuters, Rabu (26/11), harga spot gold naik 0,8% menjadi US$4.161,10 per ounce pada pukul 02.41 GMT, level tertinggi sejak 14 November. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,5% menjadi US$4.159,00 per ounce.

“Ekspektasi kini lebih mengarah pada kemungkinan pemangkasan suku bunga pada Desember... dan peluang itu semakin menguat setelah munculnya sejumlah pernyataan dovish dari pejabat The Fed serta data ekonomi yang jinak. Faktor-faktor ini mendorong emas dari perspektif imbal hasil,” ujar Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer.

Data yang dirilis Selasa menunjukkan penjualan ritel AS naik lebih rendah dari perkiraan pada September. Dalam periode 12 bulan hingga September, Producer Price Index (PPI) naik 2,7%, sama seperti kenaikan pada Agustus. Rangkaian data ini dirilis setelah komentar bernada dovish dari beberapa pembuat kebijakan The Fed.

Dolar AS menyentuh level terendah dalam satu pekan, karena investor menilai kandidat terkuat untuk posisi Ketua The Fed berikutnya kemungkinan akan membawa kebijakan moneter ke arah yang lebih dovish. Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga bertahan dekat level terendah satu bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pada Selasa bahwa sistem pengelolaan suku bunga The Fed saat ini sedang menghadapi tantangan dan perlu disederhanakan.

Menurut data CME FedWatch, pasar kini memperkirakan 84% peluang pemangkasan suku bunga Desember, jauh meningkat dibanding sekitar 50% pada pekan lalu.

Emas, sebagai aset tanpa imbal hasil, biasanya mendapatkan keuntungan dalam lingkungan suku bunga rendah. Laporan mingguan klaim tunjangan pengangguran AS dijadwalkan akan dirilis pada Rabu malam waktu setempat.

Dari sisi permintaan, impor bersih emas Tiongkok melalui Hong Kong pada Oktober turun sekitar 64% dari September, menunjukkan penurunan signifikan permintaan dari konsumen terbesar dunia tersebut.

Untuk logam mulia lainnya, harga spot perak naik 1% menjadi US$51,87 per ounce, platinum turun 0,2% ke US$1.550,40, dan palladium turun 0,5% menjadi US$1.390,66.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Emas, harga emas dunia, harga perak, harga palladium, Suku Bunga AS, dan rekor dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.