CNG 3 Kg Bakal Gantikan LPG 3 Kg, Diuji di Jawa Barat
Kementerian ESDM bersiap uji coba tabung CNG 3 kg ke masyarakat pekan depan sebagai calon pengganti LPG 3 kg, dimulai dari kota besar seperti Jawa Barat.

Periskop.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap menguji coba tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram ke masyarakat pekan depan. Tabung ini disiapkan sebagai calon pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg yang selama ini banyak dipakai rumah tangga.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan proses pengujian tinggal menunggu kepastian jadwal. Ia menegaskan bakal mengecek kesiapannya lebih dulu sebelum uji coba resmi digelar.
"Uji coba pekan depan. Nanti saya cek dulu ya," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menambahkan, tabung CNG 3 kg sudah merampungkan pengujian di Lemigas. Ia memastikan hasil uji tersebut menyatakan tabung tersebut aman digunakan masyarakat.
Laode menjelaskan, uji coba langsung ke masyarakat akan digelar lebih dulu di kota-kota besar sebelum diperluas ke wilayah lain.
"Uji cobanya di kota-kota besar dulu ya. Mungkin salah satunya adalah di Jawa Barat dulu," ujar Laode di Jakarta, Selasa (21/7).
Ia menegaskan, program ini belum masuk tahap distribusi ke pasar. Skema pelaksanaannya, menurut Laode, masih dalam pembahasan internal kementerian.
"Bukan dipasarkan, hanya diujicobakan dulu. Ini masih kita bahas skemanya," tegas Laode.
Soal jumlah tabung yang akan diujicobakan, Laode mengaku belum bisa memberikan angka pasti. Dua hal yang jadi prioritas kementerian saat ini adalah aspek keselamatan dan mekanisme penyaluran ke masyarakat.
Sebelum diuji langsung ke publik, tabung CNG Merah Putih ini telah melalui tahap akhir pengujian di Lemigas. Tahap tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan tabung sebelum benar-benar digunakan masyarakat luas.
"Kita belum bicara masalah angka ya, yang penting sekarang adalah satu, safety-nya. Kedua adalah mekanisme bagaimana menyiapkan ini ke masyarakat," pungkas Laode.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bahlil Lahadalia, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Compressed Natural Gas (CNG), dan CNG Merah Putih dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.