periskop.id - Kepolisian Daerah Jawa Barat membongkar karakter asli tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang perempuan berinisial YTR.

Menurut kepolisian, tersangka Taufik Hidayat memiliki temperamen yang sangat tinggi.

Irjen Pol Rudi Setiawan selaku Kapolda Jawa Barat menjelaskan, sifat buruk tersangka tersebut berhasil terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan mendalam.

Menurutnya, kepolisian sengaja menggali keterangan dari pihak keluarga untuk membedah kondisi kejiwaan pelaku.

"Hasil keterangan dari keluarganya menunjukkan karakter tersangka memang temperamental. Jika tidak mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan harapannya, dia cenderung melakukan kekerasan," ujar Rudi di Bandung, Jumat (26/6).

Ia menambahkan, emosi yang tidak stabil tersebut diperparah oleh gaya hidup tersangka yang negatif. 

Tersangka disebut memiliki kebiasaan buruk mengonsumsi minuman beralkohol secara rutin.

Rudi memaparkan, rasa cemburu buta yang berlebihan terhadap korban juga menjadi pemicu utama aksi nekat tersebut.

Beban kerja tersangka yang berprofesi sebagai penagih utang diakui ikut memicu tekanan psikologis yang berat.

Demi memperkuat bukti secara ilmiah, pihak penyidik kini telah melibatkan tim ahli kejiwaan.

Langkah ini ditegaskan Rudi untuk membedah kondisi psikologis pelaku secara komprehensif selama proses penyidikan berjalan.

Berdasarkan hasil temuan sementara, pelaku diduga kuat sudah berkali-kali menyiksa korban tanpa rasa iba.

Korban dihajar menggunakan tangan kosong, hantaman benda tumpul, hingga sayatan benda tajam.

Tindakan kejam tersebut mengakibatkan korban menderita luka berat di berbagai bagian tubuhnya. Polisi memastikan kondisi korban sangat mengenaskan saat berhasil diselamatkan dari lokasi kejadian.

"Selain memukul wajah korban, tersangka juga diduga menyundut tubuh korban dengan rokok serta menyekap korban dengan menguncinya di dalam kamar sebelum meninggalkannya dalam kondisi tidak berdaya," tutup Rudi.