Periskop.id - Ariana Grande bakal mengambil jeda dari aktivitas publik usai menuntaskan rangkaian tur Eternal Sunshine di London, 1 September mendatang. Keputusan itu muncul di tengah sorotan yang terus mengarah pada penampilan fisik dan kesehatan penyanyi berusia 33 tahun tersebut.

Perwakilan Grande menjelaskan, sang penyanyi ingin mengakhiri tur dengan kondisi sehat dan bahagia sebelum benar-benar menikmati waktu istirahat dari pekerjaan dan penampilan di ruang publik.

"Dia menantikan untuk menyelesaikan tur ini dan mengakhirinya dengan baik, dalam kondisi yang sehat dan bahagia. Setelah itu, dia akan menikmati waktu istirahat yang memang layak dari pekerjaan dan penampilan di ruang publik, yang selama ini memicu sorotan tanpa henti terhadap dirinya," kata perwakilan Grande kepada majalah People, dikutip Senin (3/8).

Seiring keputusan tersebut, Grande dipastikan tidak lagi terlibat dalam produksi musikal Sunday in the Park with George di West End London. Ia sebelumnya dijadwalkan tampil bersama lawan mainnya di film Wicked, Jonathan Bailey.

"Dia mencintai para penggemarnya dan menikmati setiap momen dalam tur ini," ujar perwakilannya.

Kabar rehat ini muncul tak lama setelah Grande merilis album studio kedelapannya, Petal, lengkap dengan video musik untuk lagu berjudul sama. Penampilannya dalam video tersebut kembali jadi perbincangan di media sosial karena dinilai terlihat jauh lebih kurus dibanding sebelumnya.

Perdebatan soal penampilan fisik Grande pun kembali mencuat. Sebagian pihak menyampaikan kekhawatiran, sementara yang lain mengingatkan pentingnya menghindari spekulasi soal kondisi kesehatan seseorang hanya dari penampilannya.

Model sekaligus aktivis citra tubuh asal Inggris, Charlotte Howard, turut mengomentari video musik Petal melalui media sosial. Ia menilai penting untuk membahas dampak representasi tubuh di ruang publik terhadap perempuan dan anak perempuan, sekaligus menyampaikan kekhawatirannya soal kondisi Grande, seperti dikutip The Independent. Pandangan Howard itu merupakan opini pribadi, bukan pernyataan yang telah dikonfirmasi pihak Grande.

Hingga kini, Grande maupun timnya belum mengumumkan adanya diagnosis atau kondisi medis tertentu terkait penampilannya.

Pada akhir 2025, saat menjalani tur promosi film Wicked: For Good, Grande sempat mengingatkan publik agar lebih berhati-hati mengomentari penampilan fisik orang lain. Dalam wawancara yang ia bagikan lewat Instagram Story, Grande mengaku telah menjadi sasaran komentar soal tubuhnya sejak usia 17 tahun.

"Saya sudah menjadi seperti objek pengamatan sejak usia 17 tahun. Saya sudah mendengar semuanya. Ketika orang mengatakan ada yang salah dengan penampilan saya, lalu saya mengubahnya, tetap saja dianggap salah karena alasan yang berbeda," ujar Grande.

Menurutnya, masyarakat saat ini terlalu mudah mengomentari penampilan, kesehatan, maupun kehidupan pribadi orang lain tanpa mengetahui kondisi sebenarnya.

"Saya pikir itu berbahaya, baik bagi orang yang mengomentari maupun orang yang menjadi sasaran komentar," kata Grande.