Periskop.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan positif pada layanan BCA Paylater sepanjang semester I-2026. Jumlah pengguna layanan tersebut naik hampir 8% secara tahunan, dengan kualitas portofolio pembiayaan yang tetap terjaga.
Direktur BCA Santoso menyebutkan, pertumbuhan basis pengguna itu mencerminkan makin banyaknya nasabah yang memanfaatkan layanan paylater. Menurutnya, tren tersebut tetap diimbangi pengelolaan risiko yang sehat.
"Secara keseluruhan, basis pelanggan tumbuh hampir 8%," kata Santoso dalam paparan kinerja BCA, dikutip Kamis (30/7).
BCA juga mencatat mayoritas nasabah memanfaatkan BCA Paylater untuk kebutuhan pembiayaan jangka pendek. Tenor satu bulan jadi pilihan utama, sementara tenor lebih panjang seperti enam, 12, hingga 24 bulan masih relatif terbatas peminatnya.
Santoso menilai, pola tersebut menunjukkan sebagian besar nasabah menggunakan layanan paylater secara bijak. Ia menyebut kehati-hatian dalam mengelola kewajiban pembiayaan masih jadi prioritas nasabah.
"Hal yang menarik, sebagian besar nasabah justru memanfaatkan fitur paylater dengan tenor pendek, terutama tenor satu bulan," katanya.
Dari sisi kualitas aset, BCA memastikan portofolio pembiayaan Paylater tetap dalam kondisi sehat. Perseroan menyebut kualitas kredit layanan itu relatif stabil secara tahunan, meski memiliki karakteristik risiko berbeda dibandingkan kartu kredit.
Santoso menjelaskan, produk paylater pada dasarnya memiliki tingkat risiko lebih tinggi dibandingkan kartu kredit. Meski begitu, risiko tersebut disebut masih berada dalam batas yang dapat dikelola perusahaan.
"Memang karakteristik risiko paylater sedikit berbeda dibandingkan kartu kredit sehingga tingkat risikonya cenderung lebih tinggi. Namun, risiko tersebut masih berada dalam batas yang dapat kami kelola dan tetap didukung oleh tingkat profitabilitas perusahaan," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, BCA optimistis layanan Paylater masih mampu mendukung kebutuhan transaksi nasabah tanpa mengorbankan kualitas portofolio pembiayaan. Perseroan menilai pertumbuhan jumlah pengguna yang konsisten dan kualitas aset yang tetap sehat menjadi fondasi pengembangan layanan ke depan.
"Secara keseluruhan, baik kualitas portofolio maupun pertumbuhan basis pelanggan paylater tetap terjaga hingga saat ini," tutup Santoso.
Tinggalkan Komentar
Komentar