BPS Catat Penumpang Laut Domestik Naik 8,26% pada Juli 2026
BPS mencatat jumlah penumpang sejumlah moda transportasi meningkat pada Juli 2026, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik sebesar 8,26 persen.

Periskop.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan jumlah keberangkatan penumpang pada sejumlah moda transportasi selama Juli 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y).
Direktur Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kenaikan tertinggi terjadi pada jumlah penumpang angkutan laut domestik yang tumbuh 8,26 persen menjadi 3,19 juta penumpang.
"Kenaikan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik sebesar 8,26 persen menjadi 3,19 juta penumpang," ujar Ateng dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (1/9).
Selain angkutan laut domestik, jumlah penumpang angkutan penyeberangan atau ASDP juga meningkat 4,30 persen menjadi 4,62 juta penumpang. Kemudian, jumlah penumpang angkutan kereta api naik 4,03 persen menjadi 52,12 juta penumpang.
Namun, peningkatan tidak terjadi pada seluruh moda transportasi. Jumlah penumpang angkutan udara internasional tercatat turun 2,67 persen menjadi 1,78 juta penumpang. Penurunan lebih dalam terjadi pada angkutan udara domestik yang berkurang 8,28 persen menjadi 5,01 juta penumpang.
Dari sisi angkutan barang, BPS mencatat jumlah barang yang diangkut melalui angkutan laut domestik mencapai 46,01 juta ton pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat 9,30 persen dibandingkan Juli 2025.
Kenaikan juga terjadi pada angkutan barang melalui kereta api yang tumbuh 4,71 persen menjadi 6,53 juta ton. Sementara itu, jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik justru mengalami penurunan 12,77 persen menjadi sekitar 50 ribu ton.
"Sementara itu, jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik turun 12,77 persen menjadi 50 ribu ton," tutup Ateng.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Ateng Hartono, Badan Pusat Statistik (BPS), Pariwisata, dan Transportasi Laut dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.