iklan periskop
Investasi

Investor Spanyol Masuk KEK Mandalika, Siap Bangun 50 Vila

Investor asal Spanyol mulai menanam modal di KEK Mandalika, NTB, dengan membangun akomodasi penginapan di Lot KGH1 dan KGH2.

6 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Investor Spanyol Masuk KEK Mandalika, Siap Bangun 50 Vila
Potret Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Foto/dok: Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - PT Pengembang Pariwisata Indonesia mengumumkan bahwa pada awal 2026, investor asal Spanyol resmi berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan membangun akomodasi penginapan.

"Lokasi pembangunan penginapan villa itu di Lot KGH1 dan KGH2," ujar Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka saat acara penandatanganan Luda dengan investor asal Spanyol di Mandalika, mengutip Antara, Rabu (14/1).

Troy menambahkan, masuknya investor ini menjadi angin segar bagi pertumbuhan investasi di KEK Mandalika sekaligus berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Ini awal yang baik, semoga di 2026 akan ada lagi investor yang masuk di Mandalika," katanya.

Ia menegaskan, pengembangan KEK Mandalika tidak hanya melalui pembangunan Sirkuit Pertamina Mandalika, tetapi juga berbagai event budaya akan digelar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Oleh karena itu, kami berharap dukungan semua pihak termasuk masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan," tambahnya.

Sementara itu, Vice President Business Development ITDC, Vicki Denisa, menyebutkan bahwa PT Sapo Development Lombok mengambil dua LOT seluas 1,6 hektare untuk membangun vila yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2028.

"Adapun total investasi yang dilakukan mencapai Rp55 miliar. Ini rencana untuk groundbreaking di Juli 2026," jelasnya.

Vicki mengatakan, investor ini melihat Lombok memiliki potensi investasi yang besar sehingga mereka memutuskan berinvestasi di Lombok dan Mandalika bekerja sama dengan ITDC.

“Tapi ke depan semoga lancar karena sudah ada beberapa rencana juga,” terangnya.

Lebih jauh, Vicki menyampaikan bahwa sebelum berinvestasi, para investor telah memiliki portofolio dan menilai potensi Lombok sangat besar, sehingga memang menargetkan investasi di Mandalika.

"Target tamu di properti mereka adalah wisatawan mancanegara dan untuk rencana pembukaan ada 50 vila. Jadi nantinya tamu mereka ditargetkan dari Eropa, Asia dan lainnya,” tutupnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kawasan Ekonomi Khusus, KEK, KEK Mandalika, dan Investor asing dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.