iklan periskop
Ketenagakerjaan

Prabowo: Banyak Negara Minta Tenaga Kerja dari Indonesia

Presiden Prabowo Subianto ungkap banyak negara meminta tenaga kerja dari Indonesia, khususnya di sektor pariwisata dan kesehatan seperti perawat dan caregiver.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Prabowo: Banyak Negara Minta Tenaga Kerja dari Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Periskop/Ist
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap banyak negara di dunia yang kini kekurangan tenaga kerja dan secara khusus meminta pekerja asal Indonesia. Pengungkapan ini disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026.
Prabowo menceritakan pengalamannya bertemu dengan berbagai pemimpin negara yang menyampaikan kebutuhan tenaga kerja dari Indonesia. Ia menyebut permintaan tersebut kerap muncul dalam pertemuan bilateral yang dijalaninya.
"Sekarang banyak negara di manca negara kekurangan tenaga kerja. Setiap pemimpin saya ketemu bertanya, bisa enggak tenaga kerja dari Indonesia? Mereka perlu," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia merinci sektor pariwisata sebagai salah satu bidang yang paling banyak membutuhkan tenaga kerja asal Indonesia. Prabowo menegaskan penguasaan bahasa menjadi syarat penting bagi pekerja yang ingin bersaing di sektor tersebut.
"Untuk kerja di bidang pariwisata. Pariwisata ya harus bisa belajar bahasa," ujar Prabowo.
Ia menambahkan sektor kesehatan sebagai bidang lain yang membutuhkan banyak tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Prabowo menyebut posisi perawat dan pendamping lansia sebagai profesi yang paling banyak dicari.
"Mereka butuh di rumah sakit mereka. Mereka butuh perawat. Mereka butuh caregiver. Harus bisa bahasa," tegas Prabowo.
Ia menyoroti karakter positif yang melekat pada tenaga kerja Indonesia sebagai salah satu keunggulan kompetitif di mata dunia. Prabowo menyebut reputasi tersebut sebagai modal penting bagi pekerja Indonesia di kancah global.
"Dan orang Indonesia dikenal ramah. Ulet dan sopan," papar Prabowo.
Ia menegaskan harapannya agar tenaga kerja Indonesia dapat semakin kompetitif di pasar kerja internasional ke depan. Prabowo menyebut hal ini sebagai salah satu cara memperkuat perekonomian nasional melalui kontribusi dari luar negeri.
"Karena itu tenaga kerja kita diharapkan nanti bisa menjadi kompetitif di dunia, memperkuat ekonomi Indonesia," tambah Prabowo.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam konteks kebijakan pendidikan bahasa asing yang tengah digencarkan sejak jenjang sekolah dasar. Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 digelar menjelang peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, tenaga kerja Indonesia, kerja ke luar negeri, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.