Periskop.id - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji menyatakan, hasil evaluasi sementara menunjukkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) memberikan dampak positif terhadap pengendalian curah hujan di Jakarta.

“Berdasarkan hasil evaluasi data curah hujan, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 30 Januari hingga hari ini terindikasi mampu menurunkan curah hujan sebesar 23,85%,” kata Isnawa di Jakarta, Senin (2/2).

Menurut dia, OMC tersebut merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi risiko banjir dan genangan.

Lebih lanjut, dia menegaskan BPBD DKI terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya. Hal ini guna memastikan pelaksanaan OMC berjalan optimal dan sesuai dengan analisis dinamika atmosfer terkini.

Pada Minggu (1/2), kata Isnawa, telah dilaksanakan empat sorti penerbangan OMC dengan menggunakan pesawat Casa 212-200 A-2105 milik TNI Angkatan Udara. Pelaksanaan operasi difokuskan pada wilayah yang berpotensi menjadi daerah pertumbuhan awan hujan, baik di wilayah perairan maupun daratan.

Pelaksanaan sorti tersebut meliputi:

* Sorti pertama, di wilayah Selat Sunda dengan penyemaian NaCl sebanyak 800 kilogram pada ketinggian 10.000-11.000 kaki.

* Sorti kedua, di wilayah Selat Sunda dengan penyemaian NaCl sebanyak 800 kilogram pada ketinggian 8.000-10.000 kaki.

* Sorti ketiga, di wilayah Kabupaten Bogor dengan penyemaian CaO sebanyak 800 kilogram pada ketinggian 7.000-8.000 kaki.

* Sorti keempat, di wilayah Selat Sunda dengan penyemaian NaCl sebanyak 800 kilogram.

Dengan tambahan empat sorti tersebut, total pelaksanaan penerbangan OMC sejak 30 Januari hingga 1 Februari 2026 telah mencapai sembilan sorti. Sementara itu, total bahan semai yang telah digunakan sampai dengan hari ini, yaitu NaCl sebanyak 4.000 kilogram dan CaO sebanyak 3.200 kilogram, dengan total jam terbang mencapai 13 jam 10 menit. 

Lanjutkan OMC
Sekadar informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC), Senin. Hari ini, BPBD DKI Jakarta melakukan empat sorti penerbangan OMC yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

“Pelaksanaan OMC ini tetap memperhatikan kondisi cuaca dan hasil evaluasi lapangan,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, dia menegaskan, BPBD DKI terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya guna memastikan pelaksanaan OMC berjalan optimal dan sesuai dengan analisis dinamika atmosfer terkini.

Meski telah dilaksanakan OMC, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. “Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir,” ujar Isnawa.

Informasi kebencanaan dan layanan kedaruratan dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs resmi bpbd.jakarta.go.id, dan media sosial resmi @bpbddkijakarta. Wilayah yang terdapat genangan/banjir dapat diakses secara real-time melalui aplikasi JAKI, serta melalui laman pantau banjir di https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt.