Tarif Parkir Blok M Masih Normal di Tengah Wacana Kenaikan
Kawasan parkir Blok M tetap ramai kendaraan keluar masuk, sementara tarif lama masih diberlakukan di tengah usulan kenaikan hingga Rp60 ribu per jam.

Periskop.id - Kawasan parkir Blok M, Jakarta Selatan, tetap dipadati kendaraan keluar masuk pada Senin (24/8). Tarif yang dikenakan pengelola parkir di sana masih normal, belum mengikuti usulan kenaikan yang sedang ramai dibicarakan.
Pengelola parkir Blok M masih menerapkan tarif Rp2.000 untuk sepeda motor pada jam pertama. Tarif ini belum berubah meski wacana kenaikan tarif parkir sudah lama bergulir.
Kendaraan roda empat dikenakan tarif jam pertama sebesar Rp5.000. Angka ini juga masih sama seperti sebelumnya, tanpa penyesuaian apa pun.
Sementara itu, mobil box dipatok tarif lebih tinggi, yakni Rp7.000 pada jam pertama. Tarif lanjutannya kemudian turun menjadi Rp3.000 untuk setiap jam berikutnya.
Kondisi berbeda ditemukan di luar kawasan Blok M. Parkir motor di area tersebut justru dikenakan tarif flat sebesar Rp10.000, jauh lebih tinggi dibanding tarif resmi di dalam kawasan.
Besaran tarif yang berlaku saat ini masih jauh dari usulan kenaikan yang tengah jadi perbincangan. Usulan tersebut menyebut tarif parkir bisa naik hingga Rp60 ribu per jam.
Wacana kenaikan tarif itu sebelumnya mencuat dan kini masih dibahas Pemprov DKI Jakarta bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD. Belum ada kepastian kapan pembahasan tersebut rampung.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan, pihaknya belum mengambil keputusan resmi terkait rencana kenaikan tarif parkir tersebut. Menurutnya, usulan itu masih dalam tahap pembahasan dan belum final.
Selama polemik kenaikan tarif masih berlangsung, situasi di lapangan justru tidak menunjukkan perubahan berarti. Aktivitas perparkiran di Blok M berjalan seperti biasa tanpa ada penyesuaian tarif yang diterapkan pengelola.
Warga yang memarkir kendaraan di kawasan tersebut untuk sementara masih bisa menikmati tarif lama. Kepastian soal kenaikan tarif baru akan bergantung pada hasil pembahasan Pemprov DKI dan Pansus DPRD ke depan.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai pramono anung, DPRD, dan parkir dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.