iklan periskop
Nasional

Update Bencana Sumatra: 1.030 Meninggal Dunia dan 212 Orang Masih Hilang

BNPB melaporkan 1.030 korban meninggal, 206 hilang, dan 7.000 luka akibat banjir-longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Lebih dari 186 ribu rumah rusak serta 52 kabupaten terdampak.

7 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Aroma Bangkai dan Ancaman Kesehatan Setelah Banjir Sumatra Mereda
Bangkai gajah yang mulai membengkak dan mengeluarkan aroma busuk di Pidie Jaya, Aceh. Antara/Aprizal Rachmad/Satrio Giri Marwanto/Ahmad Faishal Adnan
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - BNPB memperbarui data korban terdampak bencana banjir dan longsor tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat per Selasa (16/12) sekitar pukul 07.00 WIB, tercatat 1.030 korban meninggal dunia, 206 orang hilang, dan 7.000 orang luka-luka.

Dari data korban tersebut, secara rinci, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia berdasarkan provinsi, yaitu sebanyak 355 di Sumut, sejumlah 431 di Aceh, dan sebanyak 244 di Sumbar. 

Dari setiap provinsi itu, terdapat Kabupaten/Kota yang memiliki korban meninggal dunia paling banyak. Di Sumbar, ada 184 korban meninggal dunia di Kabupaten/Kota Agam. Di sisi lain, di Aceh, tepatnya di Kabupaten/Kota Aceh Utara, ada 163 korban meninggal dunia. Sementara itu, di Sumut, tepatnya Kabupaten/Kota Tapanuli Tengah, ada 122 korban meninggal dunia.  

BNPB juga mendata kerusakan pada fasilitas umum yang secara keseluruhan sebanyak 1.600 terdampak bencana banjir-longsor di tiga provinsi. Secara rinci, fasilitas umum yang rusak itu, yaitu 219 fasilitas kesehatan, 967 fasilitas pendidikan, 434 fasilitas ibadah, 290 gedung atau kantor, dan 145 jembatan.

Adapun, BNPB juga mencatat rincian kerusakan fasilitas umum setiap provinsi. Provinsi Sumut sebanyak 60 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas kesehatan, 19 rumah ibadah, dan 63 jembatan mengalami kerusakan.

Sementara itu, di Provinsi Sumbar, ada 216 fasilitas pendidikan, 65 fasilitas kesehatan, 29 kantor atau gedung, 205 rumah ibadah, dan 46 jembatan mengalami kerusakan.

Di Provinsi Aceh, ada 691 fasilitas pendidikan, 153 fasilitas kesehatan, 261 kantor, 210 rumah ibadah, dan 36 jembatan yang tersebar di kabupaten/kota mengalami kerusakan. 

Secara keseluruhan, BNPB mencatat sebanyak 186.488 rumah mengalami kerusakan. Sementara itu, terdapat 52 kabupaten yang terdampak bencana banjir-longsor tiga provinsi ini. Adapun, jumlah pengungsi yang paling banyak berdasarkan kabupaten/kota ada di Provinsi Aceh, dengan rincian berikut Aceh Tamiang 208.200 jiwa, Aceh Utara sejumlah 69.000 jiwa, dan Aceh Timur sejumlah 44.900 jiwa.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Banjir Sumatera Aceh, Banjir-Longsor Sumatera, dan bencana-longsor sumatera dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.