iklan periskop
Nasional

Tiap Hari, Biaya Operasional Program Makan Bergizi Tembus Rp855 Miliar

Kepala BGN Dadan Hindayana mencatat biaya operasional harian program Makan Bergizi Gratis kini mencapai angka Rp855 miliar per hari.

6 bulan yang lalu · 2 mnt baca
MBG, Makan Bergizi Gratis, MBG Sekolah Dasar
Siswa mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) di SDN Pejaten Barat 1 Pagi, Jakarta, Jumat (10/3/2025). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

periskop.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut anggaran operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikeluarkan negara kini mencapai Rp855 miliar setiap harinya.

“Dana operasional harian hari ini itu sudah mencapai 855 miliar,” kata Dadan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Selasa (20/1).

Dadan merinci pengeluaran harian tersebut sejalan dengan percepatan realisasi penyerapan anggaran tahun 2026. Hingga pertengahan Januari, total dana yang telah dikucurkan pemerintah sudah mendekati angka Rp18 triliun.

Data per 16 Januari menunjukkan realisasi anggaran tercatat sebesar Rp17,398 triliun. Angka ini terus bergerak naik mengikuti operasional harian dapur di berbagai daerah.

“Per pagi ini sudah mendekati 18 triliun. Jadi ini mungkin salah satu Badan atau Kementerian yang sudah bisa melaksanakan anggaran sebesar itu,” ujarnya.

Mekanisme penyaluran dana dilakukan secara langsung tanpa perantara. Uang ditransfer dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) langsung ke rekening masing-masing Satuan Pelayanan Gizi (SPG).

“Uang turun langsung dari Kantor Kas Negara ke SPG-SPG,” jelas Dadan.

Terkait penggunaan dana, Dadan membagi alokasinya ke dalam tiga komponen utama. Porsi terbesar yakni 70% digunakan murni untuk belanja bahan baku pangan (belanja modal).

Sebanyak 20% dialokasikan untuk biaya operasional dapur, mencakup pembayaran gaji relawan, listrik, air, dan gas. Sisanya sebesar 10% dialokasikan sebagai insentif atau margin keuntungan bagi mitra pengelola.

“Digunakan 70% untuk membeli bahan baku, 20% untuk membiayai operasional termasuk gaji relawan, dan 10% untuk insentif bagi seluruh mitra,” paparnya.

Pengeluaran Rp855 miliar per hari tersebut digunakan untuk melayani 58,3 juta penerima manfaat. Layanan ini didukung oleh 21.102 unit SPG yang telah beroperasi aktif di seluruh Indonesia.

Tahun ini, BGN mengelola pagu anggaran total senilai Rp268 triliun. Dana tersebut diproyeksikan untuk melayani target 82,9 juta anak Indonesia hingga akhir tahun.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN), dan Dadan Hindayana dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.