periskop.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta publik berhenti mempersoalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan program tersebut adalah kebijakan yang baik dan saat ini tinggal dibenahi dari sisi tata kelolanya.
Luhut menilai perdebatan seputar MBG sudah seharusnya diakhiri. Yang perlu menjadi fokus, menurutnya, adalah penyempurnaan pelaksanaan agar manfaat program kian dirasakan masyarakat luas.
"Saya kira MBG kita jangan bertengkar lagi mengenai itu, itu barang baik. Tinggal pengelolaannya saja yang tentu kita perbaiki," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).
Presiden Prabowo Subianto, menurut Luhut, telah memberikan arahan terkait pelaksanaan program tersebut. Evaluasi pun terus dijalankan guna menambal kekurangan yang masih ada.
Untuk mendukung langkah perbaikan itu, DEN menggelar survei di 800 titik guna mengukur dampak langsung MBG terhadap perekonomian. Hasil survei kemudian diserahkan Luhut langsung kepada Presiden Prabowo.
"Presiden sudah memberikan arahan, bukan hanya arahan, dan kami juga merespons dengan melakukan penelitian. Survei yang dilakukan dengan sangat kredibel, 3% margin of error-nya, dan saya pikir tinggal kita tata dengan baik," sebut Luhut.
Dari sisi anggaran, Luhut menguraikan penggunaan dana program saat ini sudah cukup efisien. Namun, ia menilai efektivitasnya masih bisa dikerek lebih jauh apabila penyaluran manfaat semakin tepat sasaran.
Karena itu, ia menerangkan DEN akan menjalankan pemantauan dan evaluasi secara berkala, lalu melaporkan hasilnya langsung kepada presiden. Langkah ini disebut Luhut sebagai bagian dari peran DEN dalam mengawal program unggulan pemerintah.
MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo yang penerapannya terus dipantau sejak diluncurkan. DEN sebagai lembaga penasihat presiden di bidang ekonomi dilibatkan aktif dalam proses evaluasi dan penyempurnaan program tersebut.
"Sudah efisien, anggaran cukup efisien. Kalau targeted semua saya kira akan lebih efisien lagi ke depan, dan kami juga minta Dewan Ekonomi melakukan monitoring dan evaluasi dan melaporkan kepada presiden," pungkas Luhut.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar