iklan periskop
Nasional

Prabowo: Harga Pupuk Turun 20%, Swasembada Pangan Tercapai dalam Setahun

Prabowo menyebut Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan hanya dalam satu tahun, lebih cepat dari target awal pemerintah empat tahun.

51 menit yang lalu · 3 mnt baca
Prabowo: Harga Pupuk Turun 20%, Swasembada Pangan Tercapai dalam Setahun
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026, Jakarta, Jumat (14/8). Tangkapan layar TV Parlemen
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan pemerintah.

Jika semula ditargetkan tercapai dalam empat tahun, swasembada pangan disebut berhasil diwujudkan hanya dalam waktu satu tahun berkat berbagai kebijakan dan kerja keras lintas sektor.

"Karena kebijakan-kebijakan dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam empat tahun, ternyata berhasil kita capai dalam waktu satu tahun," kata Prabowo dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo mengatakan capaian tersebut menjadi prestasi penting di tengah kekhawatiran global terhadap ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Menurutnya, kondisi pangan nasional saat ini berada dalam situasi yang aman meskipun banyak negara menghadapi ancaman kelaparan dan gangguan produksi pangan akibat cuaca yang tidak menentu.

"Di tengah dunia sekarang yang sangat khawatir terhadap kelaparan massal akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu, alhamdulillah dapat saya laporkan di majelis ini, soal pangan, makanan untuk rakyat Indonesia dalam keadaan aman," terangnya.

Di sisi lain, Prabowo juga optimistis Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan, termasuk potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung cukup berat tahun ini.

"Kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan, termasuk tantangan El Nino yang katanya tahun ini paling berat, paling dahsyat," tambahnya.

Tak hanya itu, capaian lain juga terlihat dari salah satu faktor yang mendorong peningkatan produksi pangan nasional, yakni reformasi kebijakan di sektor pupuk. Pemerintah, kata dia, telah memangkas 145 aturan yang menghambat distribusi pupuk kepada petani.

Selain itu, pemerintah juga berhasil menurunkan harga pupuk hingga 20%, yang disebut sebagai pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

"145 aturan penyaluran pupuk telah kita hilangkan, harga pupuk berhasil kita turunkan 20%. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkapnya.

Menurut Prabowo, kombinasi antara kemudahan akses pupuk dan peningkatan pasokan telah mendorong kenaikan produksi pertanian yang berujung pada percepatan pencapaian swasembada pangan.

"Pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat. Tetapi pada saat yang bersamaan, harga turun tapi volume ketersediaan pupuk tambah, untuk rakyat kita. Sehingga rakyat kita sekarang mudah mendapatkan pupuk," lanjut dia.

Ia menambahkan keberhasilan tersebut juga tercermin dari kinerja PT Pupuk Indonesia. Meski harga pupuk turun dan distribusi meningkat, laba perusahaan pelat merah itu justru melonjak hingga 252,8%.

"Harga pupuk turun, volume tambah, tapi keuntungan bagi PT Pupuk Indonesia naik 252,8%," imbuhnya.

Prabowo menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, hingga TNI dan Polri.

"Semuanya ini dengan semangat gotong royong kita telah mencapai suatu prestasi yg diakui oleh dunia, karena itu tahun ini kita sudah swasembada 8 komoditas pangan," tutupnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, swasembada pangan, El-Nino, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.