Marc Marquez Sapu Bersih Poin di MotoGP Aragon 2026, Jarak ke Martin Tinggal 19 Poin
Marc Marquez menyapu bersih MotoGP Aragon 2026 dan meraih 37 poin. Kemenangan itu membuat jaraknya dengan Jorge Martin tinggal 19 poin

Periskop.id – Marc Marquez menghidupkan kembali persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah menyapu bersih 37 poin di Grand Prix Aragon. Pembalap Ducati Lenovo itu memenangi balapan utama di MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (30/8/2026), sehari setelah menjadi yang tercepat dalam sprint race.
Hasil tersebut membawa Marquez naik ke posisi kedua klasemen dan memangkas selisih dengan Jorge Martin menjadi hanya 19 poin. Marquez menyelesaikan balapan sepanjang 23 lap dengan waktu 41 menit 10,969 detik.
Pedro Acosta dari Red Bull KTM finis kedua dengan selisih 1,754 detik, sedangkan Marco Bezzecchi dari Aprilia melengkapi podium dengan jarak 3,629 detik dari pemenang.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Marquez di MotorLand. Rider berusia 33 tahun itu kini telah mengoleksi delapan kemenangan Grand Prix MotoGP di Aragon, termasuk tiga secara beruntun sejak 2024.
Sempat Bikin Kesalahan di Lap Pertama
Balapan tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Marquez. Berangkat dari posisi kedua, ia langsung menyerang pole sitter Bezzecchi di Tikungan 1. Namun, kesalahan pada perangkat pengatur ketinggian belakang atau rear ride-height device membuat kecepatannya turun di tikungan berikutnya.
Bezzecchi kembali merebut posisi terdepan, sedangkan Jorge Martin sempat melewati Marquez. Pembalap Ducati tersebut kemudian dengan cepat menyalip Martin dan mulai mengejar Bezzecchi. Marquez mengakui kesalahan teknis tersebut selepas balapan.
“Ya, seperti yang saya katakan kemarin, titik utama adalah sudut pertama. Saya melakukannya lagi, tetapi saya melakukan kesalahan besar hari ini, karena saya lupa menggunakan alat pengatur ketinggian belakang motor,” ujar Marquez.
Ia menjelaskan kesalahan tersebut membuat motornya melambat dan kehilangan posisi pada awal lomba. “Kemudian ketika saya keluar dari tikungan 1 ke tikungan 2, alat belakang diaktifkan dan dihidupkan lagi. Kemudian saya sangat lambat di tikungan 2 dan tikungan 3. Dan ya, dua pembalap lain mengambil posisi saya, itu lebih sulit,” tambahnya.
Marquez mengatakan, setelah insiden tersebut ia memilih membangun kembali ritme balapan secara bertahap. Catatan lap cepat kemudian membawanya kembali menempel Bezzecchi.
Duel Marquez-Bezzecchi Tembus 300 Km per Jam
Momen penentu terjadi pada lap keenam. Marquez menyerang Bezzecchi di Tikungan 15 sebelum keduanya melaju berdampingan di lintasan lurus belakang dengan kecepatan lebih dari 300 km per jam.
Marquez akhirnya merebut pimpinan lomba. Acosta ikut memanfaatkan duel itu untuk menyalip Bezzecchi dan naik ke posisi kedua. Bezzecchi mengakui sulit mengimbangi kecepatan Marquez setelah kehilangan posisi pertama.
"Marc, dengan pengalaman dan kecepatan yang dimilikinya, hari ini tak terkalahkan," kata Bezzecchi sebagaimana dikutip Reuters.
Pernyataan itu berarti Bezzecchi menilai kombinasi pengalaman dan kecepatan membuat Marquez sulit dikalahkan pada balapan tersebut. Acosta sempat terus menempel Marquez. Keduanya bahkan sama-sama mencatat waktu lap 1 menit 47,169 detik pada salah satu fase perlombaan. Namun, konsistensi Marquez membuat jarak perlahan melebar hingga akhirnya pembalap Ducati itu menyentuh garis finis pertama.
Sementara itu, Alex Marquez menyelesaikan balapan di posisi keempat, diikuti Jorge Martin di urutan kelima. Fermin Aldeguer finis keenam, sementara Fabio Di Giannantonio, Enea Bastianini, Diogo Moreira, dan Brad Binder melengkapi posisi 10 besar. Francesco Bagnaia gagal finis setelah terjatuh pada fase awal, sedangkan pemenang GP Inggris Raul Fernandez juga tidak menuntaskan balapan.
Marquez Pangkas Jarak dari 33 Jadi 19 Poin
Hasil sempurna di Aragon memberikan dampak besar terhadap persaingan gelar MotoGP 2026. Sebelum balapan akhir pekan ini, Marquez berada 33 poin di belakang Martin. Kemenangan sprint dan Grand Prix membuatnya membawa pulang maksimal 37 poin dan memangkas defisit menjadi hanya 19 poin.
Martin masih memimpin klasemen dengan 256 poin, tetapi Marquez kini naik ke posisi kedua dengan 237 poin. Bezzecchi turun ke peringkat ketiga dengan 232 poin, hanya lima angka di belakang Marquez.
Kemenangan utama Aragon merupakan yang keempat bagi Marquez sepanjang musim MotoGP 2026. Hasil ini juga menjadi respons penting setelah akhir pekan yang tidak maksimal di Silverstone, tempat Marquez hanya finis ketiga sementara Raul Fernandez memenangkan balapan.
MotorLand sendiri memiliki karakter yang sangat cocok dengan gaya balap Marquez. Sirkuit sepanjang 5,077 kilometer tersebut didominasi tikungan berlawanan arah jarum jam dan selama bertahun-tahun menjadi salah satu lintasan terbaik dalam kariernya. Ducati bahkan mencatat Marquez datang ke Aragon sebagai pembalap dengan rekor kemenangan kuat di lintasan tersebut.
Dengan jarak klasemen yang kini hanya 19 poin, perebutan gelar kembali terbuka menjelang putaran ke-14. MotoGP berikutnya akan berlangsung dalam Grand Prix San Marino di Misano pada 11–13 September 2026.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai motogp, marc marquez, dan Ducati Lenovo Team dengan mengeklik tautan.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.