Veda Ega Gagal Raih Poin di Moto3 Aragon, Turun ke Peringkat 7
Veda Ega Pratama finis ke-20 dan gagal meraih poin di Moto3 Aragon 2026. Hasil itu membuat pembalap Honda Team Asia turun ke peringkat ketujuh

Periskop.id – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus pulang tanpa tambahan poin dari Moto3 Grand Prix Aragon 2026. Memulai balapan dari posisi ke-22, rookie Honda Team Asia itu sempat menembus zona poin sebelum kehilangan posisi pada fase akhir dan finis ke-20 di MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (30/8/2026).
Hasil tersebut memutus momentum positif Veda setelah sebelumnya finis kesembilan pada Grand Prix Inggris di Silverstone. MotoGP mencatat kegagalan mencetak angka di Aragon menjadi kali keempat bagi pembalap Indonesia itu sepanjang musim debutnya di kelas Moto3.
Veda mengawali balapan 17 lap dari baris belakang setelah menjalani akhir pekan yang sulit sejak sesi latihan. Pada Practice, ia menempati posisi ke-20 sehingga harus mengikuti Q1. Veda kemudian hanya berada di posisi kedelapan pada Q1 dengan catatan 1 menit 58,041 detik dan gagal merebut satu dari empat tiket menuju Q2. Hasil itu menempatkannya di grid ke-22, posisi start terburuknya sejauh Moto3 2026.
Sebelum perlombaan, Veda sendiri mengakui kesulitan yang dihadapinya di MotorLand Aragon. “Ini merupakan salah satu akhir pekan tersulit bagi saya di Aragon. Saya mengalami kesulitan selama sesi latihan Jumat lalu dan juga hari ini,” ungkap Veda dalam siaran pers Honda Team Asia.
Sempat Masuk Zona Poin, Veda Merosot di Lap Akhir
Meski berada jauh di belakang ketika lampu start padam, Veda mampu memperbaiki posisi dan sempat masuk ke zona 15 besar yang berhak mendapatkan poin. Namun, persaingan ketat di kelompok tengah membuat pembalap bernomor 9 itu kembali kehilangan beberapa posisi menjelang finis.
Veda akhirnya menyelesaikan perlombaan di urutan ke-20 dengan selisih sekitar 30 detik dari pemenang. MotoGP menyebut hasil tersebut membuat Veda turun dari peringkat keenam ke posisi ketujuh klasemen sementara Moto3. Ia tertinggal enam poin dari Valentin Perrone yang naik ke posisi keenam setelah finis kedelapan di Aragon.
Karena tidak mendapat tambahan angka, koleksi Veda tetap 97 poin. Sebelum tiba di Aragon, pembalap berusia 17 tahun itu berada di posisi keenam dengan jumlah poin yang sama dan hanya membutuhkan tiga angka untuk menembus batas 100 poin pada musim debutnya.
Meski hasil Aragon menjadi kemunduran, performa Veda sepanjang musim tetap mencatat sejumlah pencapaian penting. MotoGP sebelumnya mencatat ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix kelas Moto3 setelah finis ketiga di Brasil. Ia juga sempat finis kelima di Thailand dan Brno serta kedelapan di Sachsenring.
Quiles Comeback dari Cedera Langsung Menang
Sementara Veda berjuang di kelompok belakang, Maximo Quiles tampil sebagai pemenang setelah menjalani duel sengit dengan David Almansa. Kemenangan tersebut terasa istimewa karena pemimpin klasemen Moto3 itu baru kembali berlomba setelah absen di Silverstone akibat patah tulang selangka kanan saat kualifikasi GP Inggris.
Almansa yang memulai perlombaan dari pole position memimpin pada fase awal. Quiles kemudian merebut posisi terdepan untuk pertama kalinya pada lap ke-11. Pertarungan keduanya berlanjut hingga putaran terakhir setelah Almansa sempat memanfaatkan kesalahan Quiles untuk kembali menekan.
Namun, Quiles berhasil mempertahankan posisi dan menyelesaikan balapan dengan catatan 33 menit 15,478 detik, unggul 0,264 detik atas Almansa. Marco Morelli melengkapi podium setelah finis ketiga.
Kemenangan di Aragon menjadi kemenangan ketujuh Quiles sepanjang Moto3 2026 sekaligus mempertegas posisinya di puncak klasemen. Seusai seri ini, MotoGP mencatat Quiles memiliki keunggulan 97 poin atas Alvaro Carpe di posisi kedua.
Honda sendiri hanya mampu menempatkan Casey O'Gorman sebagai pembalap terbaiknya di Aragon. Rider SIC58 Squadra Corse tersebut finis ketujuh setelah memulai balapan dari posisi ke-14, disusul Guido Pini dan Adrian Fernandez di urutan kesembilan serta ke-10.
Bagi Veda, hasil Aragon menjadi bahan evaluasi menjelang fase berikutnya dari musim debut Moto3. Kesempatan untuk kembali menambah poin akan datang pada Grand Prix San Marino di Misano pada 11–13 September 2026, yang menjadi putaran ke-14 Kejuaraan Dunia Moto3.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai motogp, Veda Ega Pratama, dan Grand Prix (GP) Moto3 dengan mengeklik tautan.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.